SUKABUMI, eljabar.com — Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, SE, MM menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan Warudoyong tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kecamatan Warudoyong, pada Selasa, 27 Januari 2026.
Forum ini menjadi bagian dari proses perencanaan perencanaan pembangunan daerah berbasis aspirasi masyarakat.
Musrenbang menghadirkan Kepala Bappeda Kota Sukabumi Hasan Asyari, jajaran kepala perangkat daerah, unsur Forkopimcam, perwakilan DPRD, para lurah, organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan, ketua RT/RW, serta undangan lainnya.
Dalam berbagai hal, Wali Kota Sukabumi menegaskan, pentingnya persatuan dan soliditas seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, DPRD, partai politik, Forkopimda, hingga tokoh dan organisasi masyarakat kemasyarakatan dalam mendukung pembangunan Kota Sukabumi yang adil, aman, dan sejahtera.
“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dicapai secara parsial, tetapi memerlukan kerja sama dan kebersamaan seluruh komponen masyarakat,” ujar Ayep.
Ia menilai, Musrenbang sebagai momentum strategi untuk menggalang aspirasi warga sekaligus menyelaraskan program pembangunan agar lebih tepat sasaran.
“Saya, mengapresiasi partisipasi aktif seluruh pihak yang terlibat dalam forum perencanaan tersebut,” akunya.
Sementara itu, Camat Warudoyong, Sandra Utama Teguh menyampaikan, hasil Musrenbang tingkat kelurahan se-Kecamatan Warudoyong menghasilkan 57 usulan kegiatan. Usulan tersebut terdiri dari 25 kegiatan fisik dan 32 kegiatan nonfisik.
“Kegiatan fisik diprioritaskan untuk pembangunan jalan lingkungan, sedangkan kegiatan nonfisik fokus pada pelatihan, antara lain pelatihan PKK dan UMKM,” kata Sandra.
Ia menjelaskan, total kebutuhan anggaran untuk seluruh usulan tersebut diperkirakan mencapai sekitar Rp15 miliar. Namun demikian, sebagian kegiatan nonfisik dapat dibiayai melalui anggaran kelurahan.
Sandra juga mengungkapkan, Kecamatan Warudoyong telah menuntaskan seluruh usulan Musrenbang pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan kecamatan ini berhasil meraih peringkat pertama pada Musrenbang 2024 dan peringkat kedua pada Musrenbang 2025.
“Alhamdulillah, capaian ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur, mulai dari kelurahan, pemangku kepentingan, RT, RW, hingga masyarakat,” ujarnya.
Ke depan, Kecamatan Warudoyong akan fokus pada pengawalan 57 usulan tersebut agar dapat direalisasikan sesuai kebutuhan dan harapan masyarakat.
“Mudah-mudahan seluruh program yang diusulkan dapat berjalan dengan baik,” pungkas Sandra. (Anne)