SUMENEP, Eljabar.com — Pemerintah Kabupaten Sumenep memastikan proses perencanaan pembangunan daerah berjalan secara sistematis dan berbasis kebutuhan masyarakat. Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto.
Ia menegaskan bahwa setiap program pembangunan tidak disusun secara tiba-tiba, melainkan melalui tahapan panjang yang melibatkan masyarakat hingga pemangku kepentingan di tingkat daerah.
Menurut Arif, tahapan awal perencanaan pembangunan dimulai dari musyawarah di tingkat desa yang difasilitasi oleh pemerintah desa. Forum tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung usulan serta kebutuhan pembangunan di wilayah masing-masing.
Selanjutnya, pemerintah daerah juga menggelar Forum Konsultasi Publik (FKP) dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari unsur pemerintah, sejarawan, hingga tokoh masyarakat. Forum ini bertujuan menyelaraskan rencana pembangunan daerah dengan aspirasi masyarakat serta dinamika yang berkembang.
“Bahkan Forum Konsultasi Publik untuk perencanaan tahun depan sudah selesai dilaksanakan,” ujar Arif, Rabu (5/3/2026).
Setelah itu tahapan dilanjutkan melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kecamatan (Musrenbangcam) yang digelar di seluruh kecamatan. Dalam forum tersebut, Bappeda berperan memfasilitasi sekaligus mengoordinasikan pembahasan bersama berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Dalam kegiatan ini kami memfasilitasi dan mengoordinasikan pertemuan dengan OPD,” jelas mantan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian itu.
Hasil Musrenbangcam kemudian dibahas kembali dalam forum perangkat daerah untuk menyelaraskan kebutuhan pembangunan di tingkat kecamatan dengan program masing-masing OPD.
Sebagai tahap akhir, seluruh rangkaian perencanaan tersebut dirumuskan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Kabupaten (Musrenbangkab) yang menjadi forum penetapan arah pembangunan daerah.
Arif memastikan, melalui tahapan yang berjenjang tersebut, pembangunan di Kabupaten Sumenep dapat lebih terarah dan tepat sasaran karena berangkat dari kebutuhan masyarakat.
“Dengan proses ini, pembangunan yang diharapkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan mampu mendorong pertumbuhan di berbagai sektor,” tutupnya.(Ury)