SUKABUMI – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 Kota Sukabumi digelar dengan tekanan pentingnya memasukkan aspirasi masyarakat sejak tahap awal perencanaan pembangunan.
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Juang 45, Selasa (8/4), tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kota Sukabumi, jajaran pemerintah daerah, serta perwakilan masyarakat dari berbagai kelurahan.
Ketua DPRD Kota Sukabumi, Wawan Juanda, menegaskan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda rutin administratif, melainkan momentum penting untuk memastikan suara masyarakat benar-benar terakomodasi dalam kebijakan pembangunan.
“Forum ini sangat krusial agar aspirasi masyarakat dapat terserap dan diwujudkan dalam program pembangunan yang nyata,” ujarnya usai kegiatan.
Ia menjelaskan, Musrenbang tahun ini mengancam tantangan ekonomi dan sosial yang terus berkembang. Oleh karena itu, DPRD menekankan sejumlah strategi prioritas, di antaranya peningkatan ekonomi lokal, pembangunan dan kualitas infrastruktur, peningkatan kesejahteraan sosial dan pendidikan, serta penurunan angka kemiskinan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari megahnya infrastruktur, tetapi dari sejauh mana manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk di wilayah organisasi.
“Pembangunan yang berhasil bukan hanya soal megahnya gedung, tetapi seberapa besar dampaknya dirasakan masyarakat hingga ke gang-gang sempit dan sudut kota,” tegasnya.
DPRD Kota Sukabumi, selanjutnya, berkomitmen untuk mengawali setiap usulan yang muncul dalam forum tersebut, guna memastikan adanya keselarasan antara perencanaan pemerintah (top-down) dan aspirasi masyarakat (bottom-up).
Ia berharap Musrenbang RKPD 2027 ini mampu menghasilkan kesepakatan strategi yang mendorong pembangunan berkelanjutan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Sukabumi.(Anne)