BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Kota Bandung terus mempercepat penataan infrastruktur melalui proyek perbaikan dan pemeliharaan jalan di sejumlah titik strategis. Hingga saat ini, sedikitnya 17 ruas jalan tengah diselesaikan dalam beberapa paket pekerjaan yang telah memasuki tahap konstruksi hingga penyelesaian.
Kepala Bidang Jalan dan Jembatan, Sandi Suhendar, menyebutkan proyek tersebut terbagi dalam 10 paket pekerjaan yang seluruhnya telah berkontrak.
“Semua paket sudah berkontrak. Ada yang sudah selesai, ada yang masih dalam tahap konstruksi,” katanya, Selasa (28/04/2026).
Sejumlah ruas yang ditangani antara lain Jalan Braga, Jalan Wastukencana, Jalan LLRE Martadinata, Jalan Sunda, hingga Jalan Ir. H. Juanda, serta sejumlah ruas lainnya di kawasan pusat dan selatan kota.
Salah satu kemajuan signifikan terlihat di Jalan Sunda yang telah rampung lebih cepat dari sasaran. Sementara itu, pengerjaan di kawasan Dago dan Tamansari saat ini masih berlangsung dalam tahap konstruksi aktif.
Paket pekerjaan utama meliputi Ruas Merdeka – Braga – Wastukencana, LLRE Martadinata, Jalan Sunda, serta Jalan Juanda. Secara keseluruhan, proyek yang ditargetkan selesai hingga awal Juli 2026, dengan kemungkinan beberapa ruas rampung lebih cepat.
Sandi menjelaskan, percepatan pekerjaan sangat bergantung pada kondisi lapangan di masing-masing wilayah. Pada ruas dengan hambatan minimal, pengerjaan dapat diselesaikan lebih cepat. Sebaliknya, di titik-titik seperti Astana Anyar dan Panjunan, proses pengerjaan relatif lebih kompleks.
“Kalau kondisinya memungkinkan, tentu bisa lebih cepat selesai. Tapi di beberapa lokasi tantangannya lebih besar,” katanya.
Pemkot Bandung berharap perbaikan ini dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di berbagai wilayah kota. *merah