BEKASI, eljabar.com – Musyawarah Kabupaten (Mukab) VIII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Bekasi periode 2026-2031 yang digelar di Hotel Sahid Lippo Cikarang, Senin (08/06/2026), berlangsung meriah dan penuh semangat kebersamaan. Kegiatan ini menjadi sorotan karena dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, dan ditutup oleh Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, dr. Asep Surya Atmaja.
Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi menghadirkan berbagai unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh masyarakat, organisasi pengusaha, hingga perwakilan berbagai asosiasi profesi dan dunia usaha yang selama ini berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Budi Muhammad Mustofa, Dandim Kabupaten Bekasi Letkol Semeru, perwakilan Polres Metro Bekasi, Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, Pengadilan Negeri Cikarang, Ketua MUI Kabupaten Bekasi Prof. Dr. KH. Mahmud, serta Ketua KNPI Kabupaten Bekasi Nawawi Al Aksi.
Selain itu, sejumlah organisasi dan asosiasi pengusaha juga turut hadir, di antaranya Gapensi, Apindo, IWAPI, HIPMI, SMSI, ASPHRI, AKSINDO, Ikatan Praktisi HRD Kabupaten Bekasi, HIPKI Kabupaten Bekasi, IKAPEKSI, PERKOPINDO, APJI, GOW Kabupaten Bekasi, Harmoni HRD Indonesia, serta para pengurus dan anggota Kadin Kabupaten Bekasi.
Sejumlah tokoh masyarakat Kabupaten Bekasi juga tampak menghadiri forum tertinggi organisasi pengusaha tersebut, di antaranya H. Apuk Idris, HK Damin Sada, H. Obing Fachrudin, H. Yaman Edi Bair, H. Yaya Ropandi, H. Jejen Sayuti, H. Toto, Rimbawan Sugiarto, SH, H. Toto Iskandar, hingga KH. Imam Mulyana Al Budry, SA
Plt Bupati Bekasi: Kadin Harus Perkuat Investasi dan Kolaborasi
Dalam Perayaannya saat penutupan Mukab VIII, Plt Bupati Bekasi dr. Asep Surya Atmaja menyampaikan ucapan selamat kepada Heri Noviar yang kembali terpilih sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bekasi periode 2026-2031.
“Selamat atas terpilihnya kembali Pak Heri Noviar sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bekasi. Semoga Kadin terus menjadi mitra strategis Pemerintah Kabupaten Bekasi dalam mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan sejahtera melalui kolaborasi yang nyata,” ujar Asep.
Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan kalangan dunia usaha yang difasilitasi oleh Kadin sebagai wadah strategi para pelaku usaha.
Menurutnya, Kadin memiliki peran besar dalam memperluas jejaring investasi, memperkuat iklim usaha yang sehat, serta menjembatani kerja sama antara investor dengan pemerintah daerah.
“Saya berharap Kadin dapat memperluas jejaring investor dan memfasilitasi kerja sama yang positif dengan Pemerintah Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Asep juga mengungkapkan bahwa dirinya baru saja menghadiri agenda bersama Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan membawa kabar baik terkait peluang investasi yang akan masuk ke Kabupaten Bekasi.
“Banyak investasi yang akan masuk ke Kabupaten Bekasi dan akan kita kerjakan bersama. Selain itu, pengelolaan dana CSR dari ribuan perusahaan industri yang ada di Kabupaten Bekasi juga harus dimaksimalkan. Saya berharap program CSR dapat diprioritaskan untuk pembangunan infrastruktur daerah yang pengerjaannya melibatkan kontraktor lokal Kabupaten Bekasi,” tegasnya.
Sekda Bekasi: Kadin Mitra Penting Pembangunan Daerah
Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi Endin Samsudin yang mewakili Plt Bupati Bekasi saat membuka acara menyampaikan harapan besar agar Mukab VIII Kadin mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha.
Menurut Endin, Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional maupun daerah.
“Kabupaten Bekasi sebagai salah satu kawasan industri terbesar di Indonesia memiliki peran penting dalam perekonomian daerah maupun nasional,” kata Endin.
Ia menilai keberadaan Kadin sangat strategis sebagai mitra pemerintah dalam mendorong investasi, memperkuat iklim usaha, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan daya saing daerah.
“Keberhasilan pembangunan tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan seluruh elemen masyarakat. Dalam konteks tersebut, Kadin menjadi mitra penting dalam menghadirkan inovasi, membuka peluang investasi, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing daerah,” ujarnya.
Usai Perayaan menyampaikan, Endin secara resmi membuka Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi yang ditandai dengan pemukulan gong.

Heri Noviar Terpilih Aklamasi Pimpin Kadin Kabupaten Bekasi 2026-2031
Sementara itu, forum Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi menetapkan Heri Noviar sebagai Ketua Kadin Kabupaten Bekasi periode 2026-2031 secara aklamasi.
Keputusan tersebut diambil setelah melalui tahapan verifikasi dan validasi persyaratan calon yang dilakukan Steering Committee (SC) Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi.
Ketua Dewan Pengarah Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi, KH. Soleh Jaelani, menjelaskan bahwa Heri Noviar dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan sebagaimana diatur dalam Peraturan Organisasi (PO) serta Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Kadin Indonesia.
“Heri Noviar terpilih secara aklamasi karena seluruh berkas persyaratannya lengkap dan memenuhi ketentuan organisasi,” ujar Soleh Jaelani dalam sidang pleno Mukab.
Sementara itu, calon calon lainnya, Petrick Saimartua Simajuntak, dinyatakan tidak memenuhi syarat setelah proses validasi administrasi. Salah satu syarat utama yang belum terpenuhi adalah kepemilikan KTP Kabupaten Bekasi serta status keanggotaan Kadin yang tidak aktif pada tahun 2026.
“Minimal calon ketua harus memiliki keanggotaan aktif selama dua tahun berturut-turut, yakni tahun 2025 dan 2026,” tegas Soleh.
Setelah persyaratan seluruh calon disampaikan kepada peserta dan peninjau, panitia melanjutkan seluruh rangkaian sidang Mukab mulai dari Pleno I, Pleno II, Pleno III, pembentukan pimpinan sidang, pembentukan komisi-komisi, hingga penandatanganan berita acara hasil Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi.
Berdasarkan pantauan di lokasi, seluruh rangkaian kegiatan Mukab VIII Kadin Kabupaten Bekasi berlangsung aman, tertib, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan hingga acara resmi ditutup. (**)