BANDUNG, eljabar.com — Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus memperkuat Program Layanan Catatan Informasi (Laci) RW sebagai instrumen pendataan kewilayahan. Selain menjadi dasar perencanaan pembangunan, program ini juga digunakan sebagai sistem deteksi dini terhadap berbagai masalah sosial hingga potensi tindak kriminal di lingkungan masyarakat.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan data Laci RW diperbarui secara berkala setiap tiga bulan agar kondisi sosial di tingkat RT dan RW dapat terpantau secara akurat. Saat ini, Pemkot Bandung juga tengah melakukan pendataan rumah kontrakan, rumah kos, serta pintu perumahan sewa yang tersebar di seluruh wilayah Kota Bandung.
“Setiap tiga bulan kami melakukan pembaruan Layanan Catatan Informasi.Pendataan ini penting untuk mengetahui dinamika masyarakat sekaligus mengantisipasi berbagai potensi permasalahan di lingkungan,” ujar Farhan di Pendopo Kota Bandung, Senin (29/06/2026).
Menurut Farhan, pendataan yang rinci memungkinkan pemerintah bersama aparat kewilayahan mendeteksi lebih dini berbagai masalah sosial maupun potensi pelanggaran hukum. Ia menyebut data tersebut dapat membantu mengidentifikasi indikasi peredaran narkoba, praktik prostitusi terselubung, hingga berbagai bentuk tindak kriminal lainnya.
Oleh karena itu, Farhan meminta seluruh pengurus RT dan RW lebih aktif mengenali warganya melalui pendataan langsung dari rumah ke rumah. Ia menegaskan, Laci RW tidak hanya memuat data kependudukan, tetapi juga berbagai indikator sosial, seperti jumlah rumah yang belum memiliki septic tank, anak yang tidak bersekolah, ibu tunggal, serta kondisi sosial lainnya.
Farhan menambahkan, seluruh data Laci RW telah melalui proses verifikasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS)sehingga dapat digunakan sebagai dasar penyusunan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Selanjutnya, hasil pembaruan data setiap tiga bulan tersebut dikelola oleh Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bandung sebagai landasan perencanaan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat. *merah