BOGOR, elJabar.com — Barisan Relawan Jalan Perubahan (BaraJP) Bogor Raya menginginkan Dapil 5 Kabupaten Bogor menjadi basis gajah alias basis Partai Solidaritas Indonesia (PSI).
Hal itu terungkap dalam pertemuan rutin bulanan Pengurus DPC BaraJP Bogor Raya wilayah Dapil 5, sebagai bagian dari koordinasi dan konsolidasi ke wilayah-wilayah kecamatan yang ada di masing-masing dapil.
Dapil 5 Kabupaten Bogor sendiri meliputi sembilan kecamatan, yaitu Kecamatan Leuwiliang, Leuwisadeng, Jasinga, Cigudeg, Sukajaya, Nanggung, Tenjo, Parung Panjang dan Rumpin.
“Dapil 5 harus jadi basis Gajah. Mari wujudkan itu,” ujar Wasekjen DPP BaraJP, Jonny Sirait dalam pertemuan di sebuah villa di Kampung Citereup Desa Barengkok, Leuwiliang, milik Ketua PAC BaraJP Leuwiliang, Ratnaningsih atau akrab disapa Mak Rat.
Jonny mengungkapkan, BaraJP Bogor Raya terus menatap matang tahun politik 2029 dengan terus melakukan konsolidasi, pergerakan hingga rekrutmen anggota BaraJP untuk selanjutnya bergabung ke PSI.
“BaraJP merupakan organ relawan sulung pak Jokowi. Kami tetap setia bersama pak Jokowi dan saat ini beliau sudah jelas di PSI, jadi kami ikut terlibat di dalamnya,” ujar Jonny.
Di tempat yang sama, Wakil Ketua DPC BaraJP Bogor Raya, A. Rahman atau Reo berharap agar DPP BaraJP dan PSI bisa membantu setiap pengurus untuk pemasangan bendera PSI dan BaraJP.
“Kami memang militan, namun kami penuh dengan keterbatasan. Sehingga pada pertemuan ini kami sepakat untuk mendorong DPP BaraJP dan PSI membantu kami dalam untuk pengadaan bendera. Hal itu sangat penting sekaligus menyemangati pengurus PAC dan Ranting agar bisa merekrut anggota ke akar rumput,” kata Reo.
Senada dengan Reo, Bendahara DPC BaraJP Bogor Raya, Sri Ratnaningsih atau Nci, mengungkapkan minimalnya penganggaran di tubuh BaraJP Bogor Raya.
“Selama ini kami bergerak atas dasar ikatan persaudaraan. Namun kami tidak menampik jika anggaran sangat dibutuhkan untuk pergerakan kami. Dan sampai saat ini belum ada solusi untuk itu,” ungkap Nci.
Oleh karena itu, imbuh Nci, BaraJP Bogor Raya membutuhkan anggaran termasuk alat peraga kampanye untuk menopang pergerakan yang masif dan terukur.
“Kalau keanggotaan, pergerakan dan lainnya Insya Allah kita sudah matang betul. Hanya saja kami masih terganjal soal anggaran dan fasilitas lainnya. Jadi harapan kami ada sokongan dana untuk menambah kekuatan kami,” tutupnya.
Pertemuan itu juga dihadiri Sekretaris DPC BaraJP Bogor Raya Didi Hardiansah, Wakil Bendahara Yeyet, Wakil Sekretaris DPC BaraJP Bogor Raya Santoso dan Ketua PAC Rumpin Supri serta sejumlah pengurus PAC Leuwiliang. (bnh)