Sumedang, eljabar.com – Program Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir Memaparkan Dan Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumedang Dalam Mendukung Pengembangan (Pesantren Pada Tahap AKHir PESANREN Award, Kategori Kategori Kategori Kepala Daerah Leminah Lemin Lemin, Lemin Lemin.
Kabupaten Sumedang Berhasil Masuk Dalam Tiga Besar Nasional Bersama Kabupaten Bantaeng (Sulawesi Selatan) Dan Kabupaten Kendal (Jawa Tengah).
Pada sesi wawancara ini, Kepala daerah Menyampaan Ekspos Terkait Kebijakan Dan Inovasi Yang Dilakukan Dalam Mendukung Pesantren Di Daerah Masing-Masing.
Bupati Dony memapikan, Pesantren Bukan Hanya Lembaga Pendidikan, Melainkan Jagi Mitra Strategi Pemerintah Daerah Dalam Pembangunan.
“Pesantren Adalah Pusat Peradaban Yang Mampu Melahirkan Masyarakat Beriman, Mandiri, Dan Berdaya Saing. Apa Yang Dilakukan Di Sumedang Bukan Sekadar Program, Tetapi Bentuk Pengarkan, Nyata Dalam Peran Pesanke Pesantuk Pesantuk Pesantuk Pengora,
Pemkab Sumedang Telah Memasukkan Pesantren Ke Dalam Kerangka Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Program Empat Melalui UNGGULAN.
Pengual Mutu Pendidikan Pesantren, Pemberdayaan Ekonomi Umat, Pembangunan Infrastruktur Pendidikan, Dan Fasilitasi Peningkatan Kapasitas Para Kiai Dan Guru Ngaaji. PEMKAB BUGA MANDIKAN DUKIANGAN BERUPA INSENTIF, BANTUAN PERPUSTAKAAN, HINGGA Ruang Kelas Baru UNTUK PONDOK PESANTREN.
“Posisi Pesantren Dalam Pembangunan Bangsa Adalah Arus Utama. Kalau Tenjak Ada Kiai Di Desa-Desa Yang Mendidik Umat Dengan Ikhlas, Bagaimana Masyarakat Bisa Terjaga Imananya, Akhlaknya, Dan Kanganu, Akhlaknya Menghadirkan Kebijakan Yang Berpihak Pada Pesantren, ”Kata Bupati Dony.
Sementara Itu, Ketua Dewan Juri Alissa Wahid Mengatakan, Penilaan Dilakukan Secara Objektif Dan Komprehensif.
“Kami Menilai Aspek Kepemimpinan, Inovasi, Dampak Sosial, Hingga Kontribusi Nyata Terhadap Pemberdayaan Masyarakat. Prosesnya Transparan Sewingga Yang Makarya Tiga Besar, Katany.
Tahap Akhir Penilaan ini Dinilai Oheh Lima Juri, Alissa Wahid (Ketua Dewan Juri Sekaligus Koordinator Nasional Jaringan Gusdurian), HJ. Badriah Bayumi (Ketua Kongres Ulama Perempuan Indonesia), Prof. Dr. Kh Muhammad Darus, Abdul Ghafar Rusyid (Ketua Majelis Masyaikh) Serta Drs. Yudia Ramli (Direktur Bumd Blud Bmd Kemendagri).
Penghargaan Pemenjen Pesantren 2025 Kategori Kepala Daerah Akan Diumumkan Bertepatan Daman Peringatan Hari Santri, 22 Oktober Mendatang di Jakarta. (FAD/HUM)