SUKABUMI, eljabar.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi menggelar Forum Perangkat Daerah (FPD) dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2027, Selasa (03/02/2026).
Forum tersebut mengusung tema “Transformasi Ekonomi melalui Penguatan SDM, Ekonomi Kreatif, dan Layanan Publik Digital” sebagai arah pembangunan Kota Sukabumi ke depan.
Panitia FPD Diskumindag Kota Sukabumi, Martin Wahyudi, menjelaskan bahwa FPD menjadi forum strategis untuk menyelaraskan program dan kegiatan perangkat daerah agar sejalan dengan prioritas pembangunan daerah tahun 2027.
“FPD ini menjadi wadah sinkronisasi dan harmonisasi program antarperangkat daerah agar perencanaan pembangunan lebih terarah dan berdampak nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Olga Pragosta, menegaskan, sektor koperasi, UMKM, perindustrian, dan perdagangan memiliki peran strategis sebagai penggerak utama perekonomian daerah.
“Penguatan sektor-sektor tersebut menjadi kunci dalam mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Kota Sukabumi,” katanya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, menekankan arah kebijakan pembangunan tahun 2027 fokus pada keadilan sosial melalui pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Ia juga menyampaikan capaian kinerja keuangan daerah yang positif, pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2025 meningkat sebesar Rp54,5 miliar atau 12,47 persen, serta menempatkan Kota Sukabumi pada peringkat nasional yang dalam realisasi pendapatan dan penyerapan anggaran yang tinggi.
“Pembangunan ke depan harus benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Oleh karena itu, fokus diarahkan pada program-program yang berdampak langsung, seperti penanganan stunting, penurunan kemiskinan dan kemiskinan, peningkatan layanan kesehatan, serta penguatan ekonomi kreatif,” tegas Bobby.
Ia menambahkan, pembangunan Kota Sukabumi Tahun 2026–2027 juga diarahkan pada penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta pengembangan sumber daya manusia yang adaptif transformasi menuju digital.
“Kami berkomitmen mewujudkan pembangunan Dari Sukabumi untuk Indonesia melalui perencanaan yang terukur, kolaboratif, dan berkelanjutan,” tutupnya. (Anne)