BANDUNG, eljabar.com – Kodam III/Siliwangi bersama Yayasan Kartika Eka Paksi (YKEP) dan Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI) memperkuat sinergi strategi melalui pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Pangdam III/Siliwangi, pada Kamis, 18 Juni 2026.
Pertemuan ini membahas optimalisasi aset milik Kodam III/Siliwangi sekaligus mempertegas komitmen bersama dalam memperluas akses pendidikan bagi putra-putri prajurit TNI Angkatan Darat.
Pertemuan dipimpin langsung Panglima Kodam III/Siliwangi Walikota Jenderal TNI Kosasih, SE, MM dan berinteraksi dengan jajaran pejabat Kodam III/Siliwangi, pengurus pusat YKEP, serta pimpinan UNJANI. Agenda utama yang mencakup pemanfaatan aset negara secara produktif dan penguatan dukungan pendidikan bagi keluarga besar prajurit TNI AD.
Dari unsur Kodam III/Siliwangi hadir Asisten Logistik Pangdam III/Siliwangi Kolonel Inf Dody Herardi dan Asisten Personel Pangdam III/Siliwangi Kolonel Inf Catur Sutoyo, SE Sementara dari YKEP hadir Ketua YKEP Mayjen TNI (Purn.) Muchamad Reza Utama, Wakil Ketua Brigjen TNI (Purn.) Halomoan Rajagukguk, SE, Sekretaris Mayjen TNI (Purn.) Kuat Budiman, S.IP., serta Bendahara Mayjen TNI (Purn.) Achmad Sugiyono, SE, MM
Adapun penyampaian UNJANI dipimpin Wakil Rektor II Bidang Keuangan dan Program Anggaran Prof. Dr. Ir. Damawidjaya Biksono, ST, MT, IPM., ASEAN Eng., didampingi Kepala Satuan Pengawas Internal Bagus Antonov Hardito, Kepala Bagian Hukum, Aset, dan Usaha Waluyo Zulfikar, S.Sos., M.Si., serta Kepala Bagian Pengamanan Dr. (HC) Cecep Wiaramulya.
Dalam pertemuan tersebut, pembahasan difokuskan pada pemanfaatan dua aset rumah dinas milik Kodam III/Siliwangi yang berada di Jalan Sriwijaya dan Jalan Baros, Kota Cimahi. Saat ini, kedua aset tersebut digunakan sebagai rumah dinas Rektor UNJANI dan ke depan yang direncanakan dapat dioptimalkan untuk menunjang berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik di bawah naungan YKEP dan UNJANI.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menegaskan bahwa setiap aset negara harus dikelola secara profesional, dijaga minatnya, serta dimanfaatkan untuk memberikan nilai tambah bagi institusi dan masyarakat.
“Jangan sampai menjadi aset yang terbengkalai. Keamanan dan kelayakannya harus dijaga bersama,” tegas Pangdam.
Selain membahas pengelolaan aset, Pangdam juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan. Ia mendorong YKEP untuk terus menghadirkan program-program yang memenuhi kebutuhan prajurit aktif, terutama dalam membantu pendidikan anak-anak prajurit.
Kepada UNJANI, Pangdam berharap tersedia perhatian khusus bagi putra-putri prajurit TNI AD yang memiliki prestasi akademik maupun semangat melanjutkan pendidikan tinggi. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui prioritas pelayanan pendidikan maupun penyediaan skema beasiswa yang berkelanjutan.
Menurut Pangdam, investasi di bidang pendidikan merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa yang unggul, berkarakter, dan mampu bersaing di masa depan.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Setelah sesi pembahasan selesai, para peserta berkesempatan menikmati suasana hijau dan asri lingkungan Makodam III/Siliwangi, sebelum dijamu dengan sajian Kopi Sanger khas Aceh di ruang pertemuan.
Sinergi antara Kodam III/Siliwangi, YKEP, dan UNJANI ini diharapkan semakin memperkuat kolaborasi jangka panjang, tidak hanya dalam optimalisasi aset negara, tetapi juga dalam pengembangan kelembagaan serta peningkatan kesejahteraan pendidikan bagi keluarga besar prajurit TNI AD. (**)