Sumenep, Eljabar.com-Peringatan Hari Ulang Tahun (Hut) KE-80 Republik Indonesia Dijadikan Momentum Refleksi Arah Pembangunan di Kabupaten Sumenep. Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Arif Firmanto, Menegaskan Bahwa Spirit Kemerdekaan Haru Menjadi Ruh Dalam Setiap Kebijakan Dan Perencaanan Pembangunan Daerah.
“Bappeda Berkomitmen Menyusun Perencaanyan Pembangunan Yang Visioner, PartisiPatif, Dan Berkelanjutan. Semua ini Ditujukan untuk Mewujudkan Sumenep Yang UNGGRI, MAJU, MAJUT (MAJUTE, MABHAHTERA DALKI NKRI, MABHAHTERA (MAJUT (MAJUTERA (MAJUTERA (MAJUTERA DALKAN, MABHAHTERA (MAJUTE, MAWUJERA, MABHAHTERA (MABHERA DALKAN, MAWUJERA, MAWUJERA, MAWUJERA (MABHERA DALKAN, MAWUJUPAN BINGUPI,
IA Menankan Bahwa Peringatan Kemerdekaan Tidak Semestinya Berhenti Pada Seremoni Tahunan. Lebih Dari Itu, Makna Kemerdekaan Harus Diterjemahkan Menjadi Kerja Nyata Melalui Program Percepatan Pembangunan Yang Menyentuh Langsung Kebutuhan Masyarakat.
ARIF RUGA MEMAJAK SELURUH JAJARAN BAPPEDA MENJADIKAN PERJUIGIGAN PAHLAWAN SEBAGAI TELADAN DALAM BEKERJA. “Warisan Perjalan Mereka Harus Kita Rawat Gangan Bekerja Optimal Dan Anggota Pelayanan Terbaik untuk Masyarakat,” Tegasnya.
Menurut ARIF, Kebangunan Daerah Hanya Bisa Dicapai Inovasi Inovasi, Sinergi Lintas Sektor, Dan Semangat Gotong Royong. Kolaborasi, Lanjutnya, Modal Adalah Modal Untuce membrawa Sumenep Menuju Masa Depan Yang Lebih Maju Dan Berkualitas.
“Semangat Kemerdekaan Haru Tercermin Dalam Budaya Kerja Bersama. GOTONG ROYONG Dan KEKOMAN MENJADI KUNCI UNTUK MEWUJUDKAN TUJUAN BESAR Pembangunan,” Pungasnya. (Ury))