SUMEDANG, elJabar.com — Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, menekankan pentingnya peran RT dan RW sebagai landasan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan saat Bupati memberikan Arah pada acara pelantikan pengurus DPC ARWT Kabupaten Sumedang di Gedung Negara, Selasa (14/3/2026).
Dalam berbagai hal, Bupati Dony menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat ditentukan oleh kekuatan di tingkat paling bawah, yakni RT dan RW.
“Kalau RT dan RW-nya maju, maka desa dan kelurahannya akan maju. Ketika desa maju, kecamatan maju, maka kabupaten juga akan maju. Fondasi pembangunan itu ada di RT dan RW,” tegasnya.
Ia meminta agar organisasi ARWT tidak hanya menjadi wadah formal, tetapi benar-benar menjadi sarana peningkatan kapasitas dan kompetensi para pengurus RT/RW.
Menurutnya, pengurus harus memiliki target kerja yang jelas dan mampu mengeksekusi program secara nyata di lapangan.
“Jangan hanya dicantumkan dalam struktur organisasi. Setiap bidang harus punya target, punya program, dan mampu merealisasikannya,” ujarnya.
Lebih lanjut, bupati menyoroti empat peran utama RT/RW yang harus diperkuat, yakni sebagai pelayan masyarakat, penggerak gotong royong, pemberdaya masyarakat, serta penjaga dan kerukunan lingkungan.
Ia juga mendorong agar RT/RW menjadi garda terdepan dalam mendata dan mengintervensi masyarakat miskin berdasarkan data by name by address, sehingga program pemerintah dapat tepat sasaran dan berdampak nyata.
“RT dan RW harus mengetahui kondisi warganya. Siapa yang membutuhkan bantuan, siapa yang harus diberdayakan. Dari situlah program intervensi bisa tepat,” katanya.
Selain itu, bupati juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, mulai dari menjaga kebersihan, mengantisipasi banjir dan longsor, hingga memastikan infrastruktur lingkungan tetap terawat.
“RT/RW harus lebih peduli. Kalau ada saluran udara tersumbat, potensi longsor, atau lampu jalan mati, segera diinformasikan dan ditindaklanjuti. Jangan ada pembiaran,” tegasnya.
Dalam konteks pemberdayaan, ia juga mendorong sinergi antara ARWT dengan perangkat daerah, seperti pelatihan keterampilan melalui BLK, program peternakan, perikanan, hingga peluang kerja di dalam dan luar negeri.
“ARWT harus jadi jembatan. Sambungkan potensi masyarakat dengan program pemerintah. Kalau ini berjalan, masyarakat akan naik kelas,” ungkapnya.
Menutup Arahnya, Bupati mengajak seluruh pengurus ARWT dan RT/RW untuk menjalankan tugas dengan penuh keikhlasan dan tanggung jawab, serta menjadikannya sebagai ladang pengabdian.
“Kalau kita memudahkan urusan orang lain, maka Allah akan memudahkan urusan kita. Layani masyarakat dengan sepenuh hati, insyaallah akan membawa keberkahan,” tutupnya. (iseng / bersenandung)