Bogor, – Tim 9 Dan Tim Pemenangan Calon Bupati Dan Wakil Bupati Bogor, hr. BAYU SYAHJOHAN-MUSYAAFAUR Rahman terus Memperuat Bukti-Bukti Pelanggaran Pada Pilkada Kabupaten Bogor, 27 November Kemarin.
Ketua Tim 9, Andry Yana Didampingi Tim Pemenangan BAYU-MUSA, Jonny Sirait Akan Melaporkan Penyelenggara Pilkada Kabupaten Bogor, Bisik Kpu Maupun Bawaslu Ke Dewan Kehorman Penyelenggara Pempppppped (DKPP).
“Kami Sedang Merampungkan Bukti-Bukti Palangaran Yang Dilakukan Penyelenggara Pilkada Kabupaten Bogor, Baik Itu Kpu Dan Bawaslu Kabupaten Bogor,” Ujar Andry Yana, Saik Ditemui Wartawan di Kantor.
Andry Yana Menegaskan, Dalam Waktu Dekat Pihaknya Akan Segera Melaporkan Dugaan Pelanggaran ITU KE DKPP.
“Kami Tinggal Menunggu Calon Bupati Kami, Pak H. Bayu Syahjohan Dari Dubai. Yang Mana Beliau Sedang Ada TuGas Negara Yaitu Melaki Pendampingan Atlet-Atlet Nasional Ke Abu Dhabi,” Kata dan Yana.
IA Mengatakan, Dalam Situasi Apapun, Bayu Syahjohan Tetap Tugas TuGas Negara Daman Baik Baik Meski Permasalanahan Dalam Kontestasi Pilkada Kabupaten Bogor Masih Terjadi Sengketa.
“Maanya Kami Dan Kuasa Hukum Sudah Membuat Laporan Ke Mk Dan Besok Akan Kami Buatkan Laporan Ke Dkpp, Setelah Pak Bayu Pulu Malam Ini,” Tandasnya.
DEKUHUI, BAKU SYAHJOHAN TENGAH MENDAMIPINGI para atlet Pencak Silat Indonesia di Dunia Pencak Kejuaraan Silat Ke-20 Dan Junior Pencak Kejuaraan Silat KE-5 Di Abu Dhabi Pameran Nasional Nasional (ADNEC).
Turut Hadir Pula di Abu Dhabi, Menteri Luar Negeri Republik Indonesia, Sugiono, Yang Juga Deputi Persilat (Persekutuan Pencak Silat Antarbangsa).
Di Tempat Sama, Jonny Sirait Menambahkan Bahwa Saat Ini Bukti-Bukti Dugaan Pelanggaran Suda Banyak Terkumpul.
“Telah Terjadi Dugaan Pidana Pilkada Kabupaten Bogor Di Beberapa Tps Delangan Melibatkan Penyelenggara Pilkada, Tapi Paaya Prosesnya, Pelaku Pidana Cukup Denksi Sanksi Administrasi Pemecatan Saja Saja,” Ujar Jonn.
Menurut Jonny, Pelanggaran Yang Terjadi Di Pilkada Kabupaten Bogor Tidak Menutup Kemunckinan Berakhir Pemecatan Ketua Kpu Dan Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor.
“Kita Tahu, DKPP Menjatuhkan Putsan Memecat Ketua Kpu Jawa Barat Dari Jabatnya Akibat Terbukti Melanggar Kode Eton Karena Tidak Mengecek Selisih Suara Saat Pemilihan Kalon Anggis Legislatif. Taah In -saara SaaMa Pemilihan Legislatif. Kabupaten Bogor, ”Katananya.
“Nasib Bawaslu Kabupaten Bogor BuGA Tidak Menutup Kemunckinan Sama Gelan Yang Terjadi Di Provinsi Jawa Barat YaIaku Pemecatan Ketua Kpu Jawa Barat. Dan Ini Akan Kami Perjuangan Bersama Kuaasa Hukppan.
“Jadi Kita Terus Bergerak Dan Akan Segera Melaporkan Ke Dkpp Atas Dugaan Pelanggaran Yang Dilakukan Kpu Dan Bawaslu Kabupaten Bogor,” Tegasnya
Jonny Mencontohkan, Beberapa Pelanggaran Yang Terjadi Di Pilbup Bogor, Mulai Dari Anggota Kpps Yang Menencoblos Kertas Suara UNTUK PASIMAN SUSMANTO-JARO ADE, LALU KEPALA DESA (KADSE) DAN SEKCAM.
“Kita Yakin, Pencoblosan eh Kpps Itu Tidak Hanya Dilakukan Di Tps 09 Desa Tugu Selatan, Cisarua Saja, Tetapi Di Tps Lainnya Di Kecamatan Berbeda,” Kata Jonny.
Fakta Yang Didapat Tim, Imbuh Pria Berdarah Batak Itu, Begitu Banyak Dan Menyimpulkan Jika Kecurangan Di Pilbup Bogor Dilakukan Secara Terstruktur, Sistematis Dan Masif.
“Sebelum Pencoblosan, Pemkab Bogor Motor Motor Bogor-Bagikan Dan Meubeler Ke Pemerintah Desa. Hal ini Tentunya Sangat Janggal Dan Mencurigakan, Kenapa Motor Tebut Dibagikan Menjelang Masa PencoBlosan,” Ujar Jonny.
Darahahui, Pemerintah Kabupaten Bogor Merealisasikan Program Bantuan “Satu Motor Satu Desa” Pada Tahun Anggaran 2024.
Puluhan Miliar Rupiah Anggara pendapatan Dan Belanja (APBD) PEMDA BOGOR DIGELONTORKAN UNTUK BELANJA MOTOR BERKAPASITA 155 CC UNTUK 416 DESA SE KABUPATEN BOGOR.
“Program Tersebut Merupakan Wacana Ketua Dprd Kabupaten Bogor Yang Saik Itu Masih Dijabat Rudy Susmanto Dan Tanya Direalasikan Di Tahun 2025. Program Bobora Bulan Bulan Agustus 2024. Dan saat ini, Rudy Susmanto Pendy. Kemudian Wacana Itu Langsung Direalisasikan Sekarang, Bukan Tahun Depan.
Selain Pelanggaran Tersebut, Tambahnya, SEJUMLAH MASYARAKAT PAYA Masa KAMPANYE BUGA MENGAKUI MENERIMA AMPLOP DARI PASLON 01, Namun HAL INI JUGA LUPUT DARI TINDKAN BAWASLU KUBUPATEN BOGOR.
Ditanya apa Saja Bukti Pelanggaran Tersebut, Sembari Bergegas Masuk Kendaraan, Jonny Dan Andry Yana Hanya Menyebut Banyak Sekali.
“(Pelanggaranya) Banyak Sekali. Nanti Perkembanganyaa Kami menginformasikan ke temat-teman wartawan. Mohon terus kawal dan informasikan Permasalanahan ini untuckhoHui masyarakat ya. Terima Kasih,” Ucap Jonny. (bn)