SUMEDANG, elJabar.com — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang berupaya untuk mensukseskan Program Strategi Nasional (PSN) untuk membangun fondasi yang kokoh bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.
PSN menjadi salah satu upaya Pemkab Sumedang untuk menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat di Kabupaten Sumedang.
Saat ini, PSN yang sedang dijalankan oleh Pemkab Sumedang meliputi MBG, Sekolah Rakyat, Koperasi Merah Putih, Program 3 Juta Rumah, Jaminan Kesehatan, Ketahanan Pangan, dan Pertumbuhan Ekonomi.
Guna memancarkan PSN yang sedang dijalankan di Kabupaten Sumedang, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati memimpin Rapat Percepatan Laporan Program Strategis Nasional, di Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida), Senin (9/3/2026).
Dalam arahannya, Sekda Tuti tekanan evaluasi PSN yang diminta Kementerian Dalam Negeri bersifat administratif. Namun demikian, segala bentuk administrasi harus berdasarkan apa yang telah dijalankan oleh Pemkab Sumedang.
“Evaluasi bukan sekedar administratif dan statistik saja, tapi bentuk pertanggungjawaban kita terhadap pelaksanaan strategi program nasional sehingga program yang dijalankan dapat benar-benar berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Untuk pelaksanaan program MBG, Sekda Tuti meminta agar satgas MBG mengoptimalkan sistem pemantauan MBG yang sudah dimiliki Pemkab Sumedang. Semua sekolah dan SPPG diminta untuk terus mengunggah menu MBG setiap harinya.
“Untuk program MBG kita sudah jadi percontohan di Jawa Barat dalam penggunaan sistem dan supply demand dari pangan lokal, tinggal dioptimalkan saja,” katanya.
Kemudian, untuk program Sekolah Rakyat diminta agar setiap kegiatan dan kreativitas siswa dilaporkan, termasuk kemajuan pembangunan gedung sekolah rakyat di Ujungjaya.
“Untuk disos, tinggal minta semua bukti sekolah rakyat dari kepala sekolah dan laporkan setiap inovasinya,” ujarnya.
Sedangkan untuk pertumbuhan ekonomi, Pemkab Sumedang telah melakukan percepatan pembangunan Koperasi Merah Putih, termasuk untuk pemasok pangan MBG dan kemudahan perizinan melalui regulasi dan sistem aplikasi perizinan yang dimiliki.
Sekda Tuti penekanan langkah evaluasi ini harus didukung dengan pelaporan inovasi yang sudah dilaksanakan guna mendukung PSN.
“Sistem dan inovasi yang kita punya mohon untuk disampaikan dan tingkatkan koordinasi untuk mengoptimalkan penyelesaian laporan ini,” ujarnya.
Evaluasi ini dilakukan guna memastikan semua PSN yang dilaksanakan di Kabupaten Sumedang dapat dipertanggungjawabkan dan pelaksanannya berdampak pada kesejahteraan masyarakat.
“PSN ini menyangkut anggaran negara, sehingga apa yang kita laksanakan harus dapat dipertanggungjawabkan,” katanya. (iseng / bersenandung)