SUKABUMI, eljabar.com – Pemerintah Kota Sukabumi secara resmi melepas 24 Aparatur Negara (ASN) yang masuk Batas Usia Pensiun (BUP) terhitung mulai 1 Juli 2026. Pelepasan purnatugas tersebut berlangsung di Ruang Utama Sekretariat Daerah (Setda) Kota Sukabumi, Senin (29/06/2026), sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengabdian kepada ASN yang telah puluhan tahun melayani masyarakat sipil.
Kegiatan berlangsung penuh kehangatan dan rasa haru. Para ASN yang memasuki masa purnatugas berasal dari berbagai perangkat daerah dengan beragam jabatan, mulai dari pejabat administrator, pejabat pengawas, pejabat fungsional, hingga pejabat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, SE, MM menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang telah mengabdikan tenaga, pikiran, pengalaman, dan dedikasinya selama bertugas di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi.
“Atas nama Pemerintah Kota Sukabumi, saya mengucapkan terima kasih atas seluruh pengabdian Bapak dan Ibu. Pengabdian tersebut bukan hanya kepada pemerintah, tetapi juga kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi yang telah dilayani dengan penuh tanggung jawab,” ujar Ayep.
Menurutnya, masa pensiun merupakan penghargaan atas komitmen dan integritas ASN yang telah menuntaskan masa baktinya dengan baik. Ia mengingatkan bahwa tidak semua aparatur memiliki kesempatan untuk mencapai masa pensiun karena berbagai kondisi yang dapat terjadi selama menjalankan tugas.
Oleh karena itu, Ayep mengajak seluruh ASN yang memasuki masa purnatugas untuk mensyukuri momen tersebut sebagai pencapaian sekaligus awal dari fase baru dalam kehidupan.
“Pensiun bukan berarti berhenti mengabdi. Justru masih banyak kesempatan untuk terus berkarya, mengisi waktu dengan kegiatan yang bermanfaat, berkontribusi di lingkungan sekitar, dan tetap memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Lebih lanjut, Ayep berharap para pensiunan ASN tetap menjadi bagian dari pembangunan daerah dengan terus mengikuti perkembangan Kota Sukabumi serta memberikan masukan dan dukungan terhadap berbagai program pemerintah.
Ia juga memaparkan komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam merealisasikan berbagai program prioritas yang menjadi aspirasi masyarakat. Program tersebut meliputi pembangunan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan ketua RT dan RW, peningkatan kesejahteraan guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), hingga berbagai kebijakan yang berfokus pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
“Saya mohon doa dan dukungan dari Bapak dan Ibu semua. Mari kita bersama-sama mengawal pembangunan Kota Sukabumi agar semakin maju, makmur, dan setiap kebijakan yang dijalankan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Pada kesempatan tersebut, Ayep juga menyoroti tantangan birokrasi di era digital, terutama berkurangnya jumlah ASN pasca pensiun serta tingginya belanja pegawai dalam struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Menurutnya, pemanfaatan teknologi, termasuk Artificial Intelligence (AI), menjadi salah satu solusi untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi pelayanan publik.
Ia menilai penerapan teknologi digital harus terus dikembangkan agar kualitas pelayanan pemerintah tetap optimal meskipun jumlah aparatur berkurang.
Menutup Sambutannya, Wali Kota Sukabumi menyampaikan doa dan harapan terbaik bagi seluruh ASN yang memasuki masa purnatugas.
“Selamat memasuki masa pensiun. Semoga Bapak dan Ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta tetap menjadi bagian dari pembangunan Kota Sukabumi melalui pengabdian di tengah masyarakat,” tutupnya. (Anne)