SUMEDANG, elJabar.com — Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengikuti peresmian Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui zoom meeting, Sabtu (16/5/2026).
Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Presiden Prabowo terhadap 1.061 KDKMP se-Indonesia yang dipusatkan di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Di Kabupaten Sumedang, KDKMP Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka menjadi lokasi utama rombongan pertama yang turut dilaunching.
Selain Desa Citimun, sejumlah bangunan KDKMP lainnya juga diresmikan, yakni KDKMP Desa Sukawening, Desa Mulyasari, Desa Mekarjaya, Desa Pasirnanjung, dan Desa Haurkuning.
Dalam kesempatan tersebut Bupati Dony menyampaikan bahwa di Kabupaten Sumedang saat ini telah dibangun lebih dari 90 gedung KDKMP dan sebanyak 38 di antaranya telah selesai dibangun.
“Ini sebuah pencapaian dan ikhtiar kita bersama. Dengan berbagai tantangan dan kendala yang dihadapi, namun berkat kebersamaan, apapun tantangan dan permasalahan yang ada di depan kita bisa kita pecahkan bersama,” ujar Bupati di Desa Citimun, Kecamatan Cimalaka.
Menurutnya, keberhasilan nasional tersebut tidak terlepas dari kekompakan seluruh pihak dan masyarakat Kabupaten Sumedang dalam mendukung strategi program.
“Kuncinya adalah kekompakan dan kebersamaan. Jadikan diri kita bagian dari solusi, bukan bagian dari masalah, serta bukan menjadi pihak yang pesimis terhadap program pemerintah, tetapi harus menjadi bagian yang optimis,” ujarnya.
Bupati juga menegaskan kepada seluruh kepala desa agar ikut menyukseskan berbagai program strategis nasional, salah satunya KDKMP.
“Mari kita sukseskan apa yang sudah menjadi kebijakan dan strategi program nasional. Curahkan tenaga, pikiran, dan kemampuan kita. Jika ada kendala, mari kita atasi bersama-sama. Kita harus optimis,” tegasnya.
Lebih lanjut Bupati menjelaskan, KDKMP merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa melalui pendekatan ekonomi berbasis koperasi.
“Kita tidak bisa melakukan cara yang sama terus-menerus tetapi berharap hasil yang berbeda. KDKMP adalah salah satu cara baru untuk membangun kesejahteraan masyarakat. Kita punya pengalaman bagaimana Koperasi Unit Desa (KUD) pernah berjaya, dari desa, oleh desa, dan untuk desa. Sekarang pemerintah kembali menghadirkan semangat itu melalui KDKMP,” tuturnya.
Bupati pun meminta Dinas Koperasi, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, serta seluruh jajaran pemerintahan untuk mempercepat percepatan pembangunan dan operasionalisasi KDKMP di Sumedang.
“Saya meminta kepada dinas terkait untuk terus meng-update perkembangan KDKMP di Sumedang. Jika sudah dilaunching, harus segera difungsikan. Saya juga sudah memiliki teknologi Dinas Perizinan untuk mempermudah dan mempercepat proses perizinan pembangunan KDKMP,” ujarnya.
Bupati berharap target pembangunan lebih dari 140 KDKMP di Kabupaten Sumedang dapat tercapai dan seluruh koperasi tersebut dapat segera beroperasi untuk mendukung peningkatan ekonomi masyarakat desa.
Sementara itu, Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya menyampaikan bahwa keberadaan KDKMP akan menjadi penggerak ekonomi desa sekaligus memperkuat kemandirian masyarakat di tingkat lokal.
Presiden menargetkan sedikitnya 20 ribu koperasi serupa dapat beroperasi mulai Agustus tahun ini.
“Dari seribu ini, dilaporkan kepada saya bahwa pada bulan Agustus kita akan melompat meresmikan 30 ribu koperasi. Kalau pun tidak sampai 30 ribu dan hanya mencapai 20 ribu, saya katakan 20 ribu ini juga merupakan prestasi yang jarang ditemukan di negara lain,” ungkap Presiden. (iseng / bersenandung)