SUMEDANG, elJabar.com — Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Aldila, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia serta Pimpinan Daerah Persatuan Islam (Persis) atas peresmian hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persatuan Islam di Kabupaten Sumedang, Sabtu (24/1/2026).
Menurut Fajar, kehadiran program revitalisasi dan pembangunan unit sekolah baru merupakan bentuk stimulan pendidikan yang sangat penting bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Ini merupakan stimulan pendidikan. Bagi kami di Pemerintah Daerah Kabupaten Sumedang, kolaborasi seperti ini akan terus diperkuat untuk meningkatkan rata-rata lama sekolah masyarakat Sumedang,” ujar Fajar.
Ia menegaskan, program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB diharapkan mampu mendorong peningkatan mutu dan kualitas pendidikan secara menyeluruh di Kabupaten Sumedang.
“Harapannya, anak-anak kita di masa depan dapat teredukasi dengan baik. Pemerintah daerah akan terus berkolaborasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat, khususnya dalam membenahi ruang-ruang kelas yang membutuhkan rekomendasi dan revitalisasi,” tambahnya.
Lebih lanjut, Wakil Bupati menekankan bahwa fasilitas pendidikan yang memadai harus diimbangi dengan peningkatan kualitas pengajaran. Disiplin, inovasi, serta kreativitas dalam proses belajar mengajar yang dinilai menjadi kunci dalam mencetak lulusan yang berdaya saing.
“Gedung sekolah ini merupakan aset berharga. Saya meminta kepada kepala sekolah dan para guru untuk menjaga serta merawatnya dengan baik agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang,” pesannya.
Sementara itu, Pimpinan Pusat Persatuan Islam, KH Dr. Jeje Zaenudin, menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah, khususnya Presiden Republik Indonesia, atas komitmen kuat dalam penguatan dan pemberdayaan sektor pendidikan nasional.
Ia menuturkan bahwa alokasi anggaran pendidikan sebesar 20 persen dari APBN merupakan langkah strategis untuk mewujudkan pendidikan yang unggul, berkualitas, berkualitas, dan berkarakter.
“Jika kemauan politik kuat, meskipun anggaran besar dan sumber daya mencukupi, cita-cita besar pendidikan tidak akan terwujud,” ujarnya.
Menurutnya, kebijakan tersebut mencerminkan nilai strategis kepemimpinan nasional. Sebagai bagian integral dari bangsa Indonesia, Persatuan Islam berkomitmen untuk turut menyukseskan cita-cita negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.
“Kami berkomitmen mendukung terwujudnya masyarakat cerdas yang mampu mencerdaskan kehidupan bangsa,” tegasnya.
Ia juga berharap Kabupaten Sumedang tidak hanya dikenal sebagai kota produsen tahu, namun benar-benar berkembang menjadi pusat ilmu pengetahuan di Jawa Barat.
Kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sumedang dan berbagai elemen masyarakat, termasuk Persatuan Islam yang konsisten dalam penguatan sumber daya manusia melalui pendidikan, diyakini akan membuahkan hasil.
“Alhamdulillah, kolaborasi dan sinergi melalui pembangunan Unit Sekolah Baru serta revitalisasi sekolah yang sudah ada kini telah terwujud. Kita berkumpul di Kota Pengetahuan ini, sebagaimana disampaikan oleh Bapak Wakil Bupati,” tuturnya.
Menutup Serangkaiannya, KH Dr. Jeje Zaenudin menyinggung pentingnya transformasi dalam dunia pendidikan. Ia menjelaskan bahwa pada masa awal kemerdekaan, fokus utama bangsa adalah menyediakan akses pendidikan, tanpa sempat memikirkan kualitas.
“Kini saatnya kita melangkah lebih jauh. Pendidikan harus bertransformasi, tidak hanya tersedia, tetapi juga berkualitas dan mampu melahirkan generasi bangsa yang gemilang,” tutupnya. (iseng / bersenandung)