BANDUNG, eljabar.com – Universitas Sangga Buana (USB) menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan melalui program USB Green Action dengan menghimpun dan mendonasikan sebanyak 1.000 pohon produktif untuk mendukung konservasi Kawasan Bandung Utara (KBU). Program ini menjadi langkah nyata civitas akademika USB dalam menjaga kawasan resapan udara yang berperan penting sebagai penyangga ekosistem dan sumber air bagi Bandung Raya.
Gerakan lingkungan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, alumni, serta mitra internasional Universitas Sangga Buana. Seluruh elemen kampus bersinergi dalam upaya menjaga fungsi ekologis kawasan hulu sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan hidup.
Penyerahan donasi pohon dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama berlangsung pada 7 Februari 2026, yang diserahkan langsung oleh Rektor Universitas Sangga Buana, Dr. Didin Saepudin, kepada Odesa Indonesia. Sementara tahap kedua dilaksanakan pada Minggu, 12 Juli 2026 dan diserahkan oleh Wakil Rektor I USB, Dr. Teguh Nurhadi Suharsono.
Odesa Indonesia, organisasi yang aktif sejak 2016 mengembangkan konservasi lahan di Kawasan Bandung Utara bersama masyarakat lokal, memberikan apresiasi atas kontribusi tersebut. Ketua Yayasan Odesa Indonesia, Faiz Mansur, menyebut Universitas Sangga Buana sebagai perguruan tinggi pertama yang berhasil menggalang sekaligus mendonasikan hingga 1.000 pohon untuk mendukung upaya konservasi lingkungan.
Program USB Green Action lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya bencana hidrometeorologi yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia, termasuk banjir bandang yang melanda Aceh. Kondisi tersebut mendorong sivitas akademika USB untuk menghadirkan aksi nyata dalam upaya mitigasi perubahan iklim melalui pelestarian kawasan hulu.
Gerakan ini berawal dari proses pembelajaran pada mata kuliah Manajemen Infrastruktur Hijau di Program Magister Teknik Sipil Universitas Sangga Buana. A. Andini Radisya Pratiwi, Ph.D., bersama mahasiswa Magister Teknik Sipil Kelas Reguler Tahun Akademik 2025 Ganjil, menginisiasi konsep konservasi kawasan hulu yang dipadukan dengan pemberdayaan masyarakat sebagai bagian dari strategi mitigasi bencana.
Inisiatif tersebut kemudian mendapatkan dukungan penuh dari jajaran pimpinan universitas hingga berkembang menjadi gerakan kampus bertajuk USB Green Action, yang melibatkan seluruh civitas akademika dalam satu gerakan bersama menjaga kelestarian lingkungan.
Tidak hanya melibatkan unsur internal kampus, program ini juga mendapat dukungan dari mitra internasional Universitas Sangga Buana yang difasilitasi oleh Wakil Rektor III, Dr. Nurhaeni Sikki. Dua perusahaan asal Jepang, yakni ROY Co., Ltd. dan Indonesia Research Institute, turut berpartisipasi dalam mendukung konservasi Kawasan Bandung Utara sekaligus mendorong pembangunan berkelanjutan.
Puncak kegiatan USB Green Action berlangsung pada Minggu, 12 Juli 2026 melalui aksi penanaman pohon bersama yang diikuti sekitar 50 peserta. Mereka terdiri atas dosen dan mahasiswa Universitas Sangga Buana, petani Kawasan Bandung Utara, serta relawan Odesa Indonesia yang secara langsung melakukan penanaman pohon di kawasan konservasi.
Selain penanaman pohon, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Universitas Sangga Buana. Dosen Teknik Sipil USB, Muh. Syukri, ST, MT, bersama mahasiswa Program Magister dan Sarjana Teknik Sipil memberikan edukasi mengenai Green Infrastructure melalui praktik pembangunan infrastruktur hijau sederhana dengan biaya yang relatif rendah.
Materi tersebut berfokus pada penerapan teknik yang mampu meningkatkan daya resap air ke dalam tanah, mengurangi risiko banjir, longsor, dan kekeringan, sekaligus mendukung ekosistem pertanian di kawasan hulu.
Dalam kesempatan yang sama, Universitas Sangga Buana juga memberikan edukasi mengenai Ekonomi Rumah Tangga Petani. Materi disampaikan oleh Bambang Rustandi, SE, M.Si., CNPA, dosen Direktorat Vokasi USB.
Melalui edukasi tersebut, keluarga petani dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan keuangan rumah tangga, usaha perencanaan, serta strategi meningkatkan ketahanan ekonomi keluarga sehingga mampu menunjang kelangsungan aktivitas pertanian.
Melalui USB Green Action, Universitas Sangga Buana menegaskan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan yang tidak hanya fokus pada pendidikan dan penelitian, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi permasalahan lingkungan melalui pendidikan, konservasi, dan kolaborasi lintas sektor.
Program ini juga menjadi kontribusi nyata Universitas Sangga Buana dalam mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya tujuan ke-4 (Pendidikan Berkualitas), ke-6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak), ke-13 (Penanganan Perubahan Iklim), ke-15 (Menjaga Ekosistem Daratan), dan ke-17 (Kemitraan untuk menyatukan Tujuan).
Universitas Sangga Buana berharap gerakan USB Green Action dapat menginspirasi banyak perguruan tinggi di Indonesia untuk menghadirkan aksi nyata bersama masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta membangun masa depan yang lebih hijau, tangguh, dan berkelanjutan. (**)