Sumedang, eljabar.com – SUASANA ALUN-ALUN Tegalkalong, Kecamatan Sumedang Utara Kembali Ke Zaman Baheula (Dulu, Red).
Berbagai Kehidupan Di Masa Lalu Dihadirkan Dari Mulai Bentuk Rahat, Sumur Timba, Leuit, Perkakas, Makanan, Permaita Anak-Anak Dan Sebagainya.
Kecamatan Sumedang Utara Menggagas Dan Menghadirkan Gelar Budaya Delangan Mengusung Tema ‘Sumanget Kasumedangan Ngaguar Sajatining Tali Paranti Ti Bihari Ka Kiwari’.
WARGA DAN PESERTA GELAR BUDAYA TUMPAH RUAH DAN MENIKMATI SUASANA ZAMAN BAHEULA YANG KINI SEMINTER TERKIKIS ZAMAN.
Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir Mengapresiasi Kegiatan Tersebut. Menurutnya Gelar Budaya Anggota PENGETAHUAN KEPADA GENERASI MADA Agar Tida Lupa Akar Budayanya.
“Gelar Budaya Ini Memperkenalkan Pada Anak-Anak Bagaimana Kehidupan Masa Lalu Dari Mulai Bentuk Ruci, Perkakas, Mkanan, Permaita Dan Sebagiinya. Kegiatan Bagus Sekali, Karena Memperaan Budara, Karena Tanaka, Karena Tanakan, Karena Tanaka, Yang Hadir hampir Budaya.
Dikatakan Bupati, Dengan Diperkenalkananya Kaulinan Barudak Dalam Kegiatan Tersebut, Diharapkan Bisa Mengurangi Penggunaan Gadget Pada Anak-Anak.
“Kaulinan Barudak ini Bagus untuk agar-anak-anak Tidak terus menerus Bermain Gadget, Tapi Bisa Bermain Delangan Kaulinan Barudak Seperti Egrang, Engkle, Bekklen, Congklak, Dan Yang Lainnya. Mereka Akan Akan. Jadi ini uNTUK Mengurangi Penggunaan Ponsel Pada Anak-anak, ”Ujar Bupati Dony Yang Jagi Mencoba Permaita Anak-anak.
Kegiatan TerseBut Raga Melibatkan Skpd, Antara Lain Dinas Kesehatan Yang Melaksanakan Pelyanan Cek Kesehatan Gratis, Dan Dinas Pendidikan Yang Melibatkan Anak-Anak Sekeka Dasar Untuca Melaksanan Kelibatkan DaKicha DaKuncan DaKichazaan DaKichaKan DaKACAN KINKANAN DAKAJAJAJAJAJAJAJAN DASAKAN DASAJAJANKAN DASAJAJAJAJAN Tersebut.
“Jadi Ini Yang Sering Kali Saya Interictan, Sebuah Kegiatan Haru Cros Program CROS DENGAN SKPD LAINYA. HARUS ADA INTEGRASI, DATA TAHU SHINGGA TAHU KESEHATAN MASYARAKAT DAN APA YANG HARUS KETIKA KETIKA MELIHAT DATA TERSEBUT. PAYA KEGIatan INI DENGAN MEMBAWA LEMBAR Observasi untuk Ditanyakan apa Saja Yang Mereka Temukan Disini, ”Kata Bupati Don.
BUPATI BERHARAP KERBERLANJUTAN DARI KEGIANAN TERSEBUT.
“Jadi Pemerintah Kecamatan Telah Menyalakan Obor Budaya Di Sini, Tinggal Bagaimana Menjaga Obornya Tidak Padam, Baga Mana Budaya Sunda Terus Hidup Dan Anak-Anak Diberikan Tempat Dan Fasilitas Uruku Bermain Kaulinin Baraulin Baracan,” Tuturnas Baraulin Kaulin Baracan.
Bupati BuGA Berpesan BUTKIKAN ALUN-ALUN TEGALKALONG SEBAGAI RUANG TBUKA HIJAU YANG DIJADI PUSAT KEGIOANS MASYARAKAT YANG BERDAMPAK PENGETAHUAN, Pendidikan.
“Ruang Terbuka Yang Sangat Bermanfaat Bagi Warganya, Sehingga Akan Meningkatkan Indeks Kebahagiaan Masasarah Yang Bermuara Pada Kesejahteraan, Mudaah Kegatan Kegatan Kegatan, Kegatan Kegatan, Kegatan, Kegatan Kegatan. (HMS/BON)