Sumedang, eljabar.com – Pemerintah Kabupaten Sumedang Mendukung Perluasan Aksses Pendidikan Tinggi Melalui Model Pembelajaran Jarak Jarak Jauh yang Adaptif Dan Inklusif.
Pendidikan Jarak Jauh Bukan Sekadar Alternatif, Melainkan Jembatan Antara Mimpi Dan Kenyataan. Model Pendidikan ini diyakini mampu untkeKan Peluang Pendidikan Tinggi Yang Mendukung Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia.
“Model Melalui Pembelajaran Jarak Jarak, Sayaah Yakin Dapat Mendukung Potensi Yang Dimilisi Sumedang Melalui Aksses Pendidikan Yang Merata. Masyarakat, ”Kata Wakil Bupati Sumedang Fajar Aldila Saat Menghadiri Orientasi Studi Mahasiswa Baru Dan Pelatihan Jarak Jarak Jauh Universitas Terbuka (UT) Di Aula Tampomas, PPS, Sabtu (30/8/8/205).
Orientasi studio Mahasiswa Baru Dan Pelatihan Studi Jarak Jauh UT DiIKuti Sebanyak 600 Mahasiswa Baru.
Pendidikan jarak jauh inih ini menjadi momentum untuk memenuh hak semua waraga dalam mengakses pendidikan.
“Pendidikan Adalah Kunci Utama UNTUK BEMUKA PINTU KEMJUAN, JADikan Kesempatan ini sebagai Momentum untuk MEMENUHI HAK. Saling Mendukung Antara Pemerintah, Perguruan Tinggi, Dan Mahasiswa Itu Sendiri, ”Katananya.
Sementara Itu, Direktur Universitas Terbuka Bandung Drs. Enceng, M.Si Menyampaikan Komitmen Ut Untuc Terus Menghadirkan Pendidikan Tinggi Yang Berkualitas, Terbuka, Dan Fleksibel Bagi Seluruh Masyarakat Indonesia, Salah Satu Di Kabupaten Sumarah.
“Hadir unktk Menyediakan akses pendidikan tinggi bagi seluruh anak bangsa agar mampu belajar mandiri. Kami Berkomitmen Menghasilkan SDM Unggul Yang Siap Mendukung Indonesia Maju MelalUi Layoran Inovasi Inovasi. (FAD/HUM)