SUKABUMI, eljabar.com – Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi meningkatkan pengawasan harga, ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting), dan pangan keamanan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Ramadhan dan Idul Fitri 2026. Langkah ini bertujuan menekan harga sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Kepala Diskumindag Kota Sukabumi, Een Rukmini, menyatakan, pemantauan dilakukan setiap hari, mencakup harga, distribusi, dan stok bahan pokok di pasar tradisional maupun modern.
“Kami akan terus berkumpul setiap hari, mulai dari harga hingga ketersediaan bahan pokok menjelang Ramadhan,” katanya, Selasa (10/02/2026).
Untuk pengawasan pengawasan, Diskumindag segera membentuk Satgas Saber (Sapu Bersih) Pangan, yang bertugas memastikan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) sesuai surat edaran pemerintah, serta mencegah penimbunan dan permainan harga di tingkat pedagang.
“Kami akan turun langsung ke seluruh pasar bersama satgas untuk memastikan surat edaran tersebut diterapkan,” tegasnya.
Selain pengawasan, Diskumindag bersama Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan (DKP3) menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di seluruh kecamatan pada 5–13 Februari 2026. Program ini menyediakan bahan pokok penting dengan harga distributor atau lebih murah dari pasar, seperti beras, bawang, gula, telur, dan minyak goreng.
Diskusi juga memastikan Operasi Pasar (OP) dilaksanakan bersama Polres Sukabumi Kota dan perangkat daerah terkait, untuk menstabilkan harga, mengendalikan inflasi, serta memastikan lancarnya distribusi komoditas pokok.
“Operasi pasar pasti kami lakukan sebelum Ramadhan dan menjelang Idul Fitri. Hingga saat ini, harga bahan pokok relatif stabil, dan distribusi barang berjalan aman dan lancar,” pungkas Een. (Anne)