SUMEDANG, elJabar.com — Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir memberikan dukungan penuh kepada Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) Kabupaten Sumedang yang akan mengikuti Kejuaraan Seni Ketangkasan Domba Garut dalam ajang turnamen yang diadakan pada 16-18 Juni 2026 di Pantai Indah Kapuk Jakarta, dan memperebutkan Piala Menteri Pertanian Republik Indonesia.
Dukungan tersebut disampaikan Bupati saat menerima jajaran pengurus dan anggota HPDKI Sumedang menjelang keberangkatan mereka ke ajang nasional yang akan diikuti oleh peserta dari berbagai daerah di Indonesia, di Ruang Rapat Bupati, Senin (15/6/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Dony menyampaikan keyakinannya bahwa HPDKI Sumedang telah melakukan berbagai persiapan secara maksimal untuk menghadapi kompetisi tersebut, mulai dari pelatihan, perawatan ternak, hingga kesiapan para peserta yang akan tampil mewakili Kabupaten Sumedang.
“Saya meyakini HPDKI Sumedang sudah mempersiapkan diri dengan sangat baik dan maksimal. Persiapan yang matang tentu akan menjadi modal penting untuk meraih hasil terbaik. Tinggal bagaimana menjaga semangat, kekompakan, dan kepercayaan diri saat tampil di arena perlombaan,” ujar Dony.
Bupati berharap kontingen Sumedang mampu menorehkan prestasi dan membawa pulang gelar juara sehingga dapat menjadi kebanggaan bagi masyarakat Sumedang, khususnya para peternak domba dan kambing.
“Saya berharap HPDKI Sumedang bisa menjadi juara. Prestasi tersebut bukan hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga akan menjadi motivasi bagi para peternak untuk terus meningkatkan kualitas ternaknya, mengembangkan usaha peternakan dengan lebih baik, serta meningkatkan daya saing peternakan Sumedang,” ujarnya.
Menurut Dony, keberadaan HPDKI memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas peternakan sekaligus mendorong peningkatan kesejahteraan para peternak.
Melalui organisasi tersebut, para peternak dapat memperoleh pelatihan, pendampingan, serta akses terhadap berbagai program pengembangan peternakan.
“HPDKI harus menjadi wadah yang mampu meningkatkan kualitas peternak dan kesejahteraan para anggotanya. Ketika peternaknya maju, maka sektor peternakan di Sumedang juga akan semakin berkembang dan memberikan kontribusi terhadap perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Lebih lanjut, Bupati mengungkapkan harapannya agar ke depannya tersedia sistem basis data peternakan yang terintegrasi di Command Center Kabupaten Sumedang.
Menurutnya, keberadaan data yang akurat akan menjadi dasar penting dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan sektor peternakan.
“Saya ingin ke depan ada database peternakan yang terintegrasi di Command Center Sumedang. Kita harus mengetahui secara pasti jumlah ternak yang ada di Kabupaten Sumedang, wilayah mana yang memiliki populasi ternak terbesar, dan bagaimana perkembangan peternakan di setiap kecamatan,” jelasnya.
Tidak hanya memuat data populasi ternak, Bupati juga menginginkan database tersebut dilengkapi dengan berbagai informasi mengenai kendala dan tantangan yang dihadapi para peternak di lapangan.
“Di dalam database itu harus tercantum juga berbagai persoalan yang dihadapi peternak, mulai dari pakan, kesehatan hewan, pemasaran, permodalan, hingga persoalan lainnya. Dengan mengetahui masalah secara akurat, pemerintah bersama HPDKI bisa hadir memberikan solusi yang tepat dan terukur,” tegasnya.
Dony menambahkan, kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan HPDKI menjadi kunci penting dalam membangun sektor peternakan yang maju, modern, dan berkelanjutan.
Ia berharap sinergi tersebut dapat terus diperkuat sehingga peternakan di Kabupaten Sumedang semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Daerah serta semangat para peternak, HPDKI Sumedang diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik pada ajang Seni Ketangkasan Domba Garut tingkat nasional dan mengharumkan nama Kabupaten Sumedang di kancah yang lebih luas.
Sementara itu Jajang Suryana selaku Ketua DPC HPDKI Kabupaten Sumedang mengatakan, dalam dalam kejuaraan tersebut HPDKI Sumedang mengirimkan 31 ekor domba yang siap menjadi kontingen asal Kabupaten Sumedang.
“31 ekor domba yang akan mengikuti kejuaraan ini merupakan hasil dari seleksi liga seni ketangkasan domba garut yang rutin kami laksanakan di tiap lapangan,” ujarnya.
Jajang mengungkapkan dirinya merasa bersyukur atas dukungan pemerintah Kabupaten Sumedang kepada para peternak yang akan membantu terkait penyediaan pakan.
“Selain itu pemerintah juga akan menyediaan pemasaran daging domba dan kambing, kedepannya kami akan bekerja sama dengan dinas pertanian Kabupaten Sumedang,” tutupnya. (iseng / bersenandung)