SUKABUMI, eljabar.com – Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, SE, MM, melakukan kunjungan kerja ke Klinik Waluya Sejati Abadi Sukabumi, di Jl. Pelabuhan II No.262, RT. 03/01, Situmekar, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Senin, 8 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Sukabumi menyoroti peningkatan signifikan jumlah kunjungan pasien serta mendorong penguatan akses layanan kesehatan melalui kerja sama yang lebih luas dengan BPJS Kesehatan.
Didampingi jajaran terkait, Ayep meninjau langsung berbagai fasilitas dan layanan kesehatan yang tersedia di klinik tersebut, mulai dari layanan rawat jalan, rawat inap, persalinan, hingga layanan gawat darurat.
Dalam kesempatan itu, Ayep mengapresiasi perkembangan Klinik Waluya Sejati Abadi yang dinilai berhasil meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan. Berdasarkan data yang diterima Pemerintah Kota Sukabumi, jumlah kunjungan pasien mengalami perubahan yang cukup signifikan sepanjang tahun 2026.
Jika pada Januari 2026 jumlah pasien tercatat sekitar 500 orang per bulan, kini angka tersebut meningkat menjadi sekitar 1.400 pasien per bulan. Peningkatan hampir tiga kali lipat tersebut menjadi indikator positif terhadap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
“Komitmen dan konsistensi dalam memberikan pelayanan kesehatan adalah kunci utama dalam membangun kepercayaan masyarakat. Peningkatan jumlah pasien ini menunjukkan bahwa masyarakat merasa terbantu dan puas dengan pelayanan yang diberikan,” ujar Ayep Zaki.
Dorong Perluasan Kerja Sama dengan BPJS Kesehatan
Selain menyoroti peningkatan jumlah pasien, Pemerintah Kota Sukabumi juga mendorong Klinik Waluya Sejati Abadi untuk memperluas kerja sama dengan BPJS Kesehatan. Langkah tersebut dinilai penting guna meningkatkan akses layanan kesehatan yang lebih merata bagi masyarakat.
Menurut Ayep, kerja sama yang lebih luas dengan BPJS akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala biaya.
“Ke depan, kami mendorong agar Klinik Waluya Sejati Abadi dapat memperluas kerja sama dengan BPJS Kesehatan sehingga layanan kesehatan semakin mudah diakses oleh masyarakat, baik dari Kota Sukabumi maupun Kabupaten Sukabumi,” katanya.
Berperan Strategis di Wilayah Perbatasan
Ayep juga menilai lokasi Klinik Waluya Sejati Abadi yang berada di kawasan perbatasan Kota dan Kabupaten Sukabumi memiliki peran strategis dalam mendukung layanan pemerataan kesehatan.
Posisi tersebut menjadikan klinik sebagai salah satu fasilitas kesehatan yang melayani masyarakat dari dua wilayah administratif sekaligus. Bahkan jumlah pasien yang berasal dari Kota Sukabumi dan Kabupaten Sukabumi tergolong relatif seimbang.
Kondisi ini menunjukkan bahwa keberadaan klinik sangat penting dalam mendukung sistem pelayanan kesehatan daerah, terutama bagi masyarakat yang membutuhkan akses layanan medis yang cepat dan terjangkau.
Dalam kunjungan tersebut, Ayep juga mengapresiasi kontribusi Ribka Tjiptaning yang dinilai ikut berperan dalam menghidupkan kembali operasional Klinik Waluya Sejati Abadi hingga berkembang dan mendapatkan kepercayaan seperti masyarakat saat ini.
Pemerintah Kota Sukabumi menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan fasilitas kesehatan di wilayahnya melalui peningkatan kualitas layanan, penguatan sarana dan prasarana, serta kolaborasi dengan berbagai pihak terkait.
Dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien dan dukungan pemerintah daerah, Klinik Waluya Sejati Abadi diharapkan dapat terus memperkuatnya sebagai salah satu pusat layanan kesehatan unggulan di Kecamatan Lembursitu dan wilayah sekitarnya. (Anne)