SUKABUMI, eljabar.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi kembali menorehkan prestasi dalam pengelolaan keuangan daerah dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.
Capaian tersebut menjadikan Kota Sukabumi berhasil mempertahankan opini tertinggi dalam audit keuangan negara selama 12 kali berturut-turut, sebagai bukti konsistensi pemerintah daerah dalam menerapkan tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.
Opini WTP diterima langsung oleh Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, SE, MM, saat penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) LKPD Tahun 2025 di kantor Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Jawa Barat, Selasa (09/06/2026).
Ayep Zaki menyampaikan bahwa keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 tahun berturut-turut merupakan hasil kerja keras seluruh aparatur Pemerintah Kota Sukabumi dalam menjalankan tata kelola keuangan yang baik.
“Raihan WTP ke-12 ini adalah buah dari kerja keras, kedisiplinan, dan integritas seluruh aparatur di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Opini WTP bukan sekedar angka atau syarat administratif, melainkan bentuk pertanggungjawaban nyata kami kepada masyarakat bahwa uang rakyat dikelola dengan benar, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya, Rabu (10/06/2026).
Menurut Ayep, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sejumlah langkah strategi yang diterapkan pemerintah daerah dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Empat langkah utama yang menjadi kunci keberhasilan tersebut meliputi penguatan sistem informasi keuangan melalui digitalisasi proses pengadaan barang dan jasa serta penatausahaan keuangan guna meminimalkan kesalahan administratif, peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM), penguatan sinergi antara perencanaan dan penganggaran, serta pelaksanaan pengawasan internal yang lebih ketat.
Ia menegaskan bahwa pencapaian WTP ke-12 menjadi bukti bahwa integritas budaya telah tumbuh dan menjadi bagian penting dalam kinerja aparatur Pemerintah Kota Sukabumi.
“Capaian WTP ke-12 ini adalah bukti bahwa integritas dalam bekerja telah menjadi budaya di lingkungan Pemerintah Kota Sukabumi. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar selaras dengan tata kelola keuangan yang baik, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung oleh warga Sukabumi,” katanya.
Meski kembali meraih opini tertinggi dari BPK RI, Pemkot Sukabumi tidak ingin berpuas diri. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan guna mendukung berbagai inovasi pembangunan serta mempercepat pencapaian target pembangunan daerah.
Keberhasilan mempertahankan opini WTP selama 12 tahun berturut-turut tersebut juga dipersembahkan kepada seluruh masyarakat Kota Sukabumi sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan melayani.
“Dengan pencapaian ini, Kota Sukabumi kembali memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah di Jawa Barat yang secara konsisten menjaga akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah,” pungkas Ayep. (Anne)