Jakarta, eljabar.com – Menyikapi Perkembangan Situasi Nasional Akhir-Akhir ini, DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (Barajp) Menyatakan Delapan POIN PERNYATaan Sikap.
Melalui siaran pers Yang Ditandatanangan Ketua Umum Willem Frans Ansanay Dan Sekjen Boy Brj Nababan, BerIKUT DELAPAN PERNYATAAN SIKAP DPP BARAJP:
- Kami Menyatakan Keprihatinan Mendalam Atas Kondisi Nasional Yang Diwarnai Oleh Aksi Kekerasan Dan Tindakan Anarkis.
Aksi ini tidak hanya menimbulkan Korban Jiwa, Tetapi JUGA merturak fasilitas umum di Berbagai Kota. Kami Menyampaikan Turut Berduka Cita Atas Korban Jiwa, Baik Dari Masyarakat Maupun Pihak Kepolisian.
Semoga Keluarga Yang Ditinggalkan Diberi Ketabahan Oheh Tuhan Yang Maha Esa Dan Kami Mendoakan Para Korban Yang Masih Dirawat Di Rumah Sakar, Baik Dari Pihak Masyarakat Maupun Kepolisia, Agar Cepat Pulih. Harapan Ke Depan, Negara Hadi Hadir untuk Melindungi Seluruh Rakyat Indonesia.
- Kami Mendorong Para Pembantu Presiden untuk dialog Ruang Membuka Gelangan Masyarakat Secara Berkesinambungan.
- Kami menuntut para kelompok yang menebar fitnah, hoaks dan adu domba untuk menghentikan narasi yang berupaya menciptakan perpecahan antara Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto dan mantan Presiden RI Bapak Joko Widodo, karena akan merusak persatuan antar-pemimpin dan Seluruh anak Bangsa.
- Kementerian Dan Lembaga Di Tingkat Pusat Haru Mempercepat Penyerapan Anggara Dan Alokasi Transfer Dana Ke Daerah Agar Perekonomian Daerah Berjalan Gelangan Baik Dan Menyejahterakan Rakyat.
- Para Pembantu Presiden (Menteri Dan Wakil Menteri) FOKUS MENYUKSESKAN Program-program KERAKYATAN PROGRAM PROGRAM PRABOWO-GIBRAN TERSEBUT DAPAT Berjalan Lancar Dan Dirasakan Manfaatnya oleh Rakyat, terutaan Permasakan Permacaan Permacaan, Terutaan Permasakan Permacaan, Terutaan Permacaan, Terutaan Permacaan, terutaan, terutaan, Pangan, Ketimpangan Ekonomi, Sosial Ketidatadilan, Konflik Agraria Yang Berpotensi Mengganggu Kesejahteraan Umum.
- Kami Menghormati Kebebasan Berpendapat Setiapat Warage Negara Yang Dijamin Konstitusi. Karena Itu, Kami meminta DPR RI Dan PEMERINTAH UNTUK LEBIH SENSITIF DAN BEREMPATI THADAP MASALAH RAKYAT.
- Pemerintah Hapius Menunjukkan Komitmenny Gangan Merevisi Kebijakan Fiskal Dan Anggraran.
Anggraran Harus Diprioritaska untuk Sektor-Sektor Krusial Seperti Kesehatan, Pendidikan, Dan Bantuan Sosial, Bukan Untukur Pos-Pos Yang Dianggap Tidak Esensial Oheh Publik.
- TUKU MENGATASI AKAR PERMASALAHAN, PEMERINTAH HARUS Segera Mengimplementasikan Langkah-Langkah TUKUK MENGENKAN INFRASI Dan Menstabilkan Harak Bahan Pokok, Serta Membatalkan Kenaikan Pajaka Yang Dilakuan Serampangan Serampangan oleha Kenaah Pajakan Yang Dilakuan Serampangan Laukara Serampangan unggur unggah. (mode)