SUMEDANG, elJabar.com — Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir menerima kunjungan dari Kementerian Pendidikan Malaysia bersama Malaysia Association of Lesson Study (MYALS) di Command Center Sumedang, Kamis (2/4/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari kemitraan antara Kabupaten Sumedang dengan Malaysia dalam memindahkan Lesson Study, sebuah model pelatihan profesi guru guna meningkatkan kualitas pembelajaran.
Kolaborasi ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam mendorong inovasi di sektor pendidikan.
Melalui pendekatan Lesson Study, para tenaga pendidik diharapkan dapat saling bertukar pengetahuan dan pengalaman terkait metode pembelajaran, sehingga mampu meningkatkan kualitas pembelajaran.
Bupati Dony menyampaikan rasa terima kasih atas terjalinnya pertemuan antara dua bangsa serumpun, Indonesia dan Malaysia, yang memiliki semangat yang sama dalam memajukan pendidikan.
Pertemuan tersebut menjadi sarana untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman.
“Pertemuan ini menjadi jembatan persaudaraan, pertukaran ilmu dan pengalaman, serta penguatan kolaborasi di bidang pendidikan. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mencetak generasi masa depan yang lebih baik,” katanya.
Melalui kolaborasi ini, lanjut Dony menciptakan ruang untuk saling belajar dan menguatkan dalam menghadirkan pendidikan yang berkualitas dan berkarakter.
Menurutnya, di tengah perkembangan dunia yang begitu pesat, sektor pendidikan dituntut untuk terus berinovasi dan berkolaborasi.
“Pendidikan tidak bisa berjalan biasa-biasa saja. Harus terus belajar, berinovasi, dan memperkuat kolaborasi agar mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.
Pada kesempatan itu, bupati juga memperkenalkan sistem pemerintahan digital milik Pemkab Sumedang, termasuk dashboard Dinas Pendidikan yang menyajikan berbagai data pendidikan secara terintegrasi di Kabupaten Sumedang.
Perwakilan Malaysia Association of Lesson Study, Prof. Zanaton menyampaikan bahwa kunjungannya ke Sumedang bertujuan untuk melihat langsung kebijakan pendidikan serta perkembangan proses pembelajaran yang dilakukan oleh tenaga pendidik di Sumedang.
Ia mengapresiasi pendekatan yang tidak hanya berfokus pada konten pembelajaran, tetapi juga pada nilai-nilai yang diterapkan dalam proses pendidikan.
“Melalui kolaborasi Lesson Study ini, kami melihat peluang besar untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.Forum ini juga memberikan pengalaman global dalam memperkenalkan praktik Lesson Study kepada tenaga pendidik maupun calon pendidik di Sumedang,” katanya.
Ia menambahkan, kerja sama ini juga menjadi sarana untuk mempelajari sinergi antara kepala daerah dengan Dinas Pendidikan dalam merumuskan kebijakan yang mendukung peningkatan kualitas pendidik.
Biasanya, kolaborasi antara Kabupaten Sumedang dengan Kementerian Pendidikan Malaysia dan MYALS ini dapat terus berlanjut serta memberikan dampak nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sumedang. (iseng / bersenandung)