BANDUNG, eljabar.com — Kelompok Kerja Persatuan Wartawan Indonesia (Pokja PWI) Kota Bandung menggelar Workshop dan Halalbihalal, bertempat di Sekretariat Pokja PWI Kota Bandung, Jl. Jend. Ahmad Yani No. 262 Kota Bandung, pada Senin, 25 Mei 2026.
Kegiatan bertema “Membangun Ekosistem Pers yang Sehat di Era Digital” itu menjadi momentum evaluasi sekaligus penutup masa bakti kepengurusan periode 2024-2026.
Dalam kegiatan tersebut, pengurus Pokja PWI Kota Bandung turut menyampaikan laporan kinerja di hadapan anggota. Laporan itu diserahkan langsung kepada Sekretaris Umum PWI Jawa Barat, Tantan S. Bukhwan.
Ketua Pokja PWI Kota Bandung, Zaenal Ihsan, mengatakan transparansi laporan tersebut merupakan bentuk komitmen pengurus dalam menjaga transparansi, evaluasi, dan komunikasi organisasi.
“Ini bukan hal yang wajib disampaikan karena tidak seperti status di perwakilan, tapi kami ingin menghadirkan tanggung jawab, evaluasi, dan komunikasi. Harapannya, laporan ini bisa menjadi bahan introspeksi bagi siapa pun yang kelak mengemban amanah kepengurusan Pokja PWI Kota Bandung,” ujar Ihsan.
Dalam laporannya, Ihsan memaparkan sejumlah strategi pencapaian selama dua tahun masa kepengurusan. Di bidang pendidikan dan peningkatan kompetensi wartawan, Pokja PWI Kota Bandung berhasil memperbarui nota kesepahaman dengan Universitas Kebangsaan Republik Indonesia untuk jangka waktu lima tahun.
Selain itu, pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang difasilitasi Pokja PWI Kota Bandung mencatat tingkat kelulusan hingga 90 persen. Menurut Ihsan, pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kualitas jurnalistik.
“Ini luar biasa dan menjadi dorongan bagi teman-teman anggota untuk terus meningkatkan profesionalisme melalui uji kompetensi,” ujarnya.
Capaian lain yang turut disampaikan adalah pengelolaan kanal podcast Pokja PWI Kota Bandung. Ihsan menyebut, podcast tersebut menjadi salah satu inovasi organisasi yang kini menjadi berkembang percontohan dan bahkan diadopsi oleh PWI Pusat sebagai media sosialisasi program, penguatan komunikasi organisasi, hingga penjalinan kemitraan.
“Podcast yang dikelola Pokja Kota Bandung ini menjadi yang pertama, bahkan sebelum PWI Pusat menghadirkan hal serupa,” ucapnya.
Ihsan juga menyampaikan apresiasi kepada Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) yang selama ini aktif mendukung berbagai program Pokja PWI Kota Bandung. Salah satu kolaborasi yang terus berjalan yakni program sosial rutin “PWI Berbagi”.
“Terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas kontribusi luar biasa IKWI. Dukungannya sangat berarti,” tuturnya.
Pada kesempatan itu, Ihsan ikut menyampaikan permohonan maaf atas nama seluruh jajaran pengurus atas berbagai kekurangan selama menjalankan amanah kepengurusan periode 2024-2026.
“Kesempurnaan hanya milik Allah, tapi kami terus berikhtiar. Mohon maaf atas segala kelemahan dan kekurangan dalam mengelola organisasi sebesar PWI ini,” katanya.
Sementara itu, kegiatan workshop menghadirkan narasumber Askur Rivai, praktisi media sekaligus akademisi dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Islam Bandung (Unisba).
Materi workshop membahas tantangan dunia pers di era digital, mulai dari perubahan pola distribusi informasi, pengaruh algoritma media sosial, disinformasi, hoaks, clickbait, kemunculan content Creator dan influencer, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam kerja jurnalistik.
Lokakarya tersebut juga menjadi ruang refleksi bagi insan pers untuk memperkuat kembali prinsip dasar jurnalistik, terutama verifikasi, akurasi, independensi, dan tanggung jawab sosial. Di tengah derasnya arus informasi digital, wartawan dituntut mampu menjaga kualitas karya jurnalistik tanpa meninggalkan Kode Etik Jurnalistik.
Melalui kegiatan ini, Pokja PWI Kota Bandung berharap jurnalis dapat terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi, namun tetap menjadikan etika, literasi digital, dan kepentingan publik sebagai fondasi utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.
Kegiatan Workshop dan Halalbihalal ini menjadi penutup masa bakti kepengurusan Pokja PWI Kota Bandung periode 2024-2026 sekaligus ruang silaturahmi dan penguatan komitmen anggota dalam membangun ekosistem pers yang sehat di era digital.
Terselenggaranya kegiatan tersebut juga didukung sejumlah mitra, di antaranya bank bjb, Solusi Bangun Indonesia, Bank bjb Syariah, Anata, dan Star. Dukungan itu menjadi bagian dari kolaborasi positif dalam memperkuat ruang silaturahmi, edukasi, dan pengembangan wawasan insan pers. (**)