BOGOR, eljabar.com – Panglima Kodam III/Siliwangi, Mayjen TNI Kosasih, SE, MM, tampil sebagai pembicara utama dalam Seminar Nasional bertajuk “Dedikasi dan Intelektualitas Pakuan-Siliwangi: Bersinergi Membangun Negeri” yang digelar di Universitas Pakuan (UNPAK), pada Rabu, 6 Mei 2026.
Kehadiran Pangdam tidak hanya menjadi simbol kehormatan, tetapi juga menegaskan komitmen kuat institusi pertahanan dalam membangun strategi kerja sama dengan dunia akademik guna mendorong pembangunan nasional yang berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Kosasih menekankan pentingnya sinergi antara TNI dan perguruan tinggi dalam menghadapi tantangan bangsa yang semakin kompleks.
“Tema ini sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kami melihat potensi kolaborasi yang besar antara institusi pertahanan dan perguruan tinggi untuk melahirkan solusi inovatif bagi berbagai permasalahan nasional,” ujarnya.
UNPAK Tegaskan Komitmen Kolaborasi
Sementara itu, Agus Setyo Pranowo, Koordinator Program Studi Sekolah Pascasarjana UNPAK, menyampaikan kesiapannya untuk berpartisipasi aktif dalam kolaborasi lintas sektor.
“Universitas Pakuan selalu siap untuk bersinergi dan memberikan dampak positif bagi pembangunan negeri. Kami optimistis kerja sama ini akan melahirkan karya nyata yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ungkapnya.
Strategi Dihadiri Tokoh
Seminar nasional ini juga turut menghadirkan sejumlah tokoh penting, antara lain:
* Rektor Universitas Pakuan, Didik Notosudjono
*Kepala LPPM Universitas Pertahanan, Walikota Jenderal TNI Yudha Risniawan
*Komandan Korem 061/Suryakancana, Brigjen TNI Thomas Rajunio
* Para Dandim jajaran Kodam III/Siliwangi
* Civitas akademika Universitas Pakuan serta tamu undangan
Kehadiran para pemangku kepentingan ini memperkuat nilai forum diskusi strategi dalam membangun sinergi antara sektor pertahanan dan dunia pendidikan.
Perkuat Sinergi untuk Masa Depan Bangsa
Seminar berlangsung dalam suasana hangat dan penuh antusiasme. Diskusi yang berkembang mencerminkan kesadaran bersama akan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan global dan nasional.
Sinergi antara militer dan akademisi dinilai menjadi salah satu kunci dalam menciptakan inovasi, memperkuat ketahanan nasional, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Kodam III/Siliwangi dan Universitas Pakuan sebagai mitra strategis dalam membangun Indonesia yang lebih kuat dan berdaya saing. (**)