KARAWANG, eljabar.com — PT Bio Farma (Persero) kembali menunjukkan komitmennya sebagai BUMN yang tidak hanya fokus pada bisnis, namun juga aktif berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan. Melalui unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Bio Farma melaksanakan Program Pemberdayaan Lingkungan dan Kesehatan Masyarakat Pesisir Utara di Desa Muarabaru, Kecamatan Cilamaya, Kabupaten Karawang, pada Selasa-Rabu, 11–12 November 2025.
Program ini menjadi wujud nyata dukungan Bio Farma terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya pada pilar Air Bersih dan Sanitasi Layak (SDG 6), Kehidupan Ekosistem Laut (SDG 14), serta Kesehatan dan Kesejahteraan yang Baik (SDG 3).
Melalui pendekatan kolaboratif antara perusahaan, pemerintah desa, dan masyarakat setempat, Bio Farma berupaya memberikan solusi keberlanjutan bagi berbagai tantangan masyarakat pesisir, seperti kerusakan ekosistem mangrove, pembatasan akses air bersih, dan minimalnya sarana kesehatan dasar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mendorong kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesehatan masyarakat. Sinergi antara perusahaan dan masyarakat menjadi kunci agar manfaatnya berkelanjutan,” ujar Guruh Susanto, Kepala Departemen TJSL Bio Farma.
Dalam pelaksanaannya, Bio Farma menanam 5.000 bibit mangrove di kawasan konservasi mangrove Bio Farma, membangun 5 fasilitas penyediaan air bersih untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, serta menyediakan perlengkapan kesehatan dasar berupa kotak P3K, alat pemeriksaan, dan obat-obatan yang akan dimanfaatkan melalui pembentukan Rumah Sehat Bagi Masyarakat.
Program ini juga diiringi dengan pemeriksaan kesehatan gratis dan vaksinasi tetanus massal bagi warga pesisir sebagai wujud kepedulian terhadap keselamatan nelayan dan pekerja lapangan.
Kegiatan program peresmian dilakukan secara simbolis di Cilamaya Mangrove Center, Karawang, dengan melibatkan perwakilan pemerintah daerah, masyarakat setempat, dan mitra pelaksana. Kepala Desa Muarabaru, Ato Sukanto, menyampaikan apresiasinya atas kontribusi Bio Farma.
“Kami berterima kasih kepada Bio Farma yang telah memberikan layanan pengobatan gratis bagi warga kami. Semoga kegiatan ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu,” kata Ato.
Warga Desa Muarabaru, Nanang Ruhiana, yang berprofesi sebagai nelayan, turut mengungkapkan manfaat dari kegiatan tersebut.
Vaksinasi tetanus ini sangat bermanfaat bagi kami yang sering bekerja di laut. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa rutin diadakan,” ujarnya.
Selain berdampak langsung pada aspek lingkungan dan kesehatan, program ini juga membuka peluang pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir melalui pengelolaan ekosistem mangrove secara berkelanjutan, seperti pengembangan produk olahan mangrove dan ekowisata edukatif.
Dengan terlaksananya program ini, Bio Farma menegaskan kembali keinginannya sebagai BUMN yang berkontribusi nyata bagi masyarakat, mengedepankan keseimbangan antara pro-planet dan pro-people, memperkuat ketahanan sosial dan lingkungan, serta mendukung terwujudnya Indonesia yang tangguh dan berkelanjutan. ***