BANDUNG, eljabar.com – Anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung, Muhammad Reza Panglima Ulung, menekankan pentingnya peningkatan kualitas pelayanan kesehatan sebagai landasan utama dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera. Hal tersebut disampaikannya saat hadir sekaligus menjadi narasumber pada kegiatan Lokakarya Mini Triwulan II Tahun 2026 tingkat Kecamatan Buahbatu, yang digelar di Auditorium Kecamatan Buahbatu, Rabu (10/06/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan Camat Buahbatu, unsur Forkopimcam Buahbatu, Kepala UPT Puskesmas Margahayu, para lurah se-Kecamatan Buahbatu, Ketua Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan (LKK), kader Tim Penggerak Posyandu se-Kecamatan Buahbatu, serta sejumlah masyarakat tokoh.
Dalam pemaparannya, legislator yang akrab disapa Kang Ulung itu menilai lokakarya mini bukan sekadar agenda rutin yang dilaksanakan setiap tiga bulan, melainkan forum strategi untuk menghasilkan capaian program kesehatan, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta merumuskan solusi atas berbagai persoalan kesehatan di tingkat kewilayahan.
“Lokakarya mini ini bukan sekedar agenda rutin triwulanan, melainkan ruang konsolidasi yang sangat krusial. Saya sangat berharap dan mengimbau kepada seluruh petugas kesehatan untuk ikut aktif dalam menjalankan tugas, sehingga penanganan pelayanan kesehatan dapat optimal bagi seluruh masyarakat Kota Bandung, khususnya bagi warga di Kecamatan Buahbatu,” ujar Kang Ulung.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Kota Bandung yang membidangi kesejahteraan rakyat, Reza Panglima Ulung menegaskan komitmen DPRD dalam mendukung berbagai program kesehatan masyarakat melalui fungsi penganggaran maupun pengawasan terhadap pelaksanaan kebijakan pemerintah daerah.
Menurutnya, dukungan regulasi dan alokasi anggaran yang telah disiapkan DPRD harus diimbangi dengan kerja nyata para tenaga kesehatan, aparatur kewilayahan, serta kader kesehatan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat setiap hari.
“Regulasi dan anggaran dari kami tidak akan menjadi apa-apa tanpa adanya kolaborasi, kerja keras, dan kepedulian dari Bapak, Ibu, dan para kader sekalian yang bersentuhan langsung di lapangan,” katanya.
Kang Ulung juga menekankan pentingnya membangun sinergi antara pemerintah, fasilitas kesehatan, dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan di sektor kesehatan, mulai dari peningkatan layanan dasar, pencegahan penyakit, hingga penguatan peran Posyandu sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta lokakarya dapat memanfaatkan forum tersebut sebagai ruang diskusi yang produktif untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi di lapangan sekaligus menyusun langkah-langkah penyelesaian yang tepat sasaran.
“Mari kita jadikan lokakarya mini ini sebagai wadah untuk menghasilkan solusi-solusi praktis, tajam, dan langsung berdampak bagi warga Buahbatu. Semoga Allah Swt senantiasa meridai ikhtiar baik kita dalam mewujudkan masyarakat Kota Bandung yang sehat, tangguh, dan sejahtera,” tutupnya. *merah