BANDUNG, eljabar.com – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap berkompetisi di era global melalui penyelenggaraan USB Fair 2026. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) USB YPKP Bandung pada Selasa (09/06/2026) ini sukses menjadi wadah kolaborasi antara mahasiswa, alumni, dunia usaha, dunia industri, serta berbagai mitra strategi dari sektor pemerintah dan internasional.
Mengusung tema “Mengubah Ambisi Menjadi Tindakan”, USB Fair 2026 merupakan program unggulan Biro Kemahasiswaan dan Alumni di bawah koordinasi Wakil Rektor III yang secara konsisten diselenggarakan setiap tahun. Kegiatan ini dilaksanakan melalui lintas unit yang melibatkan Biro Kemahasiswaan dan Alumni, Biro Kerja Sama, Biro Pemasaran, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), serta Biro Humas, Protokoler, dan Media.
Tidak sekadar menjadi ajang pameran karir atau job fair, USB Fair 2026 dirancang sebagai platform strategis yang menghubungkan dunia akademik dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk memahami kebutuhan pasar kerja secara langsung, memperluas jaringan profesional, serta mengakses berbagai peluang magang dan pekerjaan yang relevan dengan bidang keilmuan mereka.
Acara tersebut melibatkan jajaran pimpinan yayasan dan universitas, dewan kementerian, instansi pemerintah daerah, serta puluhan mitra industri yang selama ini menjalin kerja sama dengan USB YPKP Bandung. Sejak pagi hari, ratusan mahasiswa dan alumni dari berbagai fakultas tampak memadati area kegiatan untuk mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan panitia.
Prosesi pembukaan berlangsung meriah dan penuh khidmat melalui pemotongan pita oleh jajaran pimpinan universitas bersama para mitra strategis. Suasana semakin semarak dengan penampilan Tarian Mapag, tarian tradisional khas Jawa Barat yang dibawakan pelajar sebagai bentuk penghormatan dan penyambutan kepada para tamu undangan.
Dalam sambutannya, Presiden Mahasiswa USB YPKP Bandung, Diki Haryanto, menyampaikan bahwa USB Fair menjadi momentum penting bagi mahasiswa, khususnya mereka yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja.
Menurutnya, di tengah persaingan global yang semakin ketat, prestasi akademik yang baik harus diimbangi dengan kemampuan komunikasi, kepemimpinan, kolaborasi, serta pemahaman terhadap kebutuhan industri.
“Kegiatan ini menjadi jembatan yang sangat krusial bagi mahasiswa. Kami tidak hanya membutuhkan kompetensi akademik, tetapi juga kemampuan membangun hubungan profesional, memahami kebutuhan industri, dan mengembangkan soft skill yang menjadi nilai tambah saat memasuki dunia kerja,” ujarnya.
Sementara itu, Rektor USB YPKP Bandung, Dr. H. Didin Saepudin, SE, M.Si., menegaskan bahwa perguruan tinggi mempunyai tanggung jawab besar dalam mempersiapkan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan dinamika industri global.
Menurutnya, transformasi digital yang terjadi saat ini menuntut perguruan tinggi untuk terus melakukan inovasi agar tidak terjadi kesenjangan antara kurikulum pendidikan dengan kebutuhan dunia kerja.
“Perguruan tinggi tidak cukup hanya menghasilkan lulusan yang unggul secara akademik. Kita harus mampu melahirkan generasi yang inovatif, adaptif terhadap perubahan teknologi, memiliki karakter yang kuat, serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, Didin menjelaskan bahwa USB Fair 2026 merupakan bagian dari upaya universitas membangun ekosistem kolaboratif yang melibatkan mahasiswa, alumni, industri dunia, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia Indonesia.
Salah satu agenda penting dalam kegiatan ini adalah penandatanganan Implementation Agreement (IA) sebagai bentuk komitmen nyata penguatan kerja sama antara kampus dan berbagai institusi mitra.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh Wakil Rektor III USB YPKP Bandung, Dr. Nurhaeni Sikki, SAP, MAP, bersama para pimpinan lembaga mitra.
Pekerjaan sama pertama dilakukan dengan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat yang meliputi Dian Herdiana, SE Kolaborasi ini berfokus pada sinkronisasi informasi lowongan kerja, peningkatan kompetensi pencari kerja, serta pengembangan program magang bersertifikat bagi mahasiswa dan alumni.
Selanjutnya, USB YPKP Bandung menyelesaikan kerja sama dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat yang perwakilan Moch. Danny Fulton, S.Hut., M.Eng., M.Si. Kerja sama tersebut diarahkan untuk memperkuat ekosistem kewirausahaan mahasiswa melalui program pendampingan UMKM berbasis digital dan pengembangan bisnis berkelanjutan.
Tidak hanya memperkuat jaringan nasional, USB YPKP Bandung juga memperluas jaringan internasional melalui kerja sama dengan Indonesia Research Institute Japan (IRIJ) yang diwakili oleh Ibrahim Aryon, M.Si., selaku Chief Human Resources Officer.
Melalui kemitraan ini, mahasiswa dan alumni memiliki peluang lebih besar untuk mengikuti program magang profesional, pelatihan kompetensi, serta memperoleh akses karir di Jepang yang saat ini menjadi salah satu negara tujuan tenaga kerja profesional Indonesia.
Dr. Nurhaeni Sikki menjelaskan bahwa Perjanjian Implementasi tersebut menjadi landasan hukum yang penting agar seluruh program kolaborasi dapat berjalan secara terukur, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa maupun alumni.
Selain penandatanganan kerja sama, USB Fair 2026 juga menghadirkan sesi talkshow interaktif yang mendapat antusiasme tinggi dari peserta. Kegiatan ini membahas berbagai isu strategi mulai dari personal branding, kesiapan kerja, kewirausahaan, hingga peluang karir internasional.
Talkshow menghadirkan sejumlah narasumber kompeten dari berbagai sektor, yakni Moch. Danny Fulton, S.Hut., M.Eng., M.Si. dari Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Provinsi Jawa Barat, Hendra Kusuma Sumantri dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat, serta Ibrahim Aryon, M.Si. dari Indonesia Research Institute Jepang (IRIJ).
Narasumber ketiga berbagi pengalaman, wawasan, dan strategi menghadapi tantangan dunia kerja modern yang semakin kompetitif. Mereka juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan sektor industri dalam menghasilkan lulusan yang siap kerja dan mampu beradaptasi dengan perkembangan global.
Tidak hanya fokus pada karir pengembangan, USB Fair 2026 juga menghadirkan berbagai kompetisi yang melibatkan mahasiswa USB YPKP Bandung maupun peserta dari berbagai institusi pendidikan lainnya.
Berbagai kompetisi yang dipertandingkan antara lain National Debate Competition, National Internet of Things (IoT) Competition, International Business Model Canvas (BMC), International English Speech Competition, International Scientific Writing Competition, National Modern Dance Competition, Futsal Internal, Futsal Eksternal, Turnamen Mobile Legends, Turnamen PES, dan Badminton.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dan kreativitas peserta, panitia turut menyerahkan penghargaan serta hadiah kepada para pemenang di berbagai kategori lomba.
Suasana kegiatan semakin hidup dengan kehadiran tenant UMKM lokal yang menawarkan beragam produk kuliner dan ekonomi kreatif. Kehadiran UMKM menjadi bagian dari komitmen USB Fair dalam mendukung pertumbuhan kewirausahaan sekaligus memperkenalkan potensi usaha lokal kepada generasi muda.
Di area job fair, berbagai perusahaan nasional dan multinasional membuka stan rekrutmen yang memungkinkan mahasiswa dan alumni menyerahkan curriculum vitae (CV), berkonsultasi karir, hingga mengikuti wawancara kerja langsung di lokasi kegiatan.
Kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para pencari kerja untuk memahami proses rekrutmen secara nyata sekaligus memperluas peluang memperoleh pekerjaan sesuai bidang yang diminati.
Melalui keberhasilan penyelenggaraan USB Fair 2026, Universitas Sangga Buana YPKP Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif membangun kolaborasi strategi dengan dunia industri, pemerintah, dan mitra internasional.
Dengan mengintegrasikan pendidikan, pengembangan kompetensi, kewirausahaan, dan peluang karir dalam satu ekosistem kolaboratif, USB YPKP Bandung terus berupaya mencetak generasi unggul yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga mampu menjadi penggerak inovasi dan pembangunan di tingkat nasional maupun global. (**)