BANDUNG,eljabar.com – Kejuaraan GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026 menghadirkan konsep berbeda dengan membuka kategori non-atlet untuk ikut bertanding bersama petinju berlisensi. Ajang yang akan berlangsung di GOR Pajajaran Bandung pada 8–12 Juli 2026 ini menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat, sportivitas, dan juara mental melalui olahraga tinju.
Turnamen yang membuka kategori atlet dan non-atlet tersebut diharapkan menjadi wadah kompetisi yang sehat sekaligus sarana pelatihan bagi para petinju muda dari Bandung Raya maupun daerah lainnya.
Ketua Panitia, Prana Yogaswara, mengatakan pendaftaran masih dibuka dan terbuka bagi siapa saja yang ingin merasakan atmosfer pertandingan resmi di atas ring.
“Turnamen ini kami buka bukan hanya untuk atlet, tetapi juga untuk non-atlet. Kami ingin memberikan ruang yang positif bagi anak muda agar dapat menyalurkan energi, mental bertanding, dan sportivitas melalui olahraga tinju,” ujar Prana, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, GRIB Jaya Bandung Boxing Camp 2026 dirancang sebagai ajang pelatihan sekaligus ruang kompetitif yang dapat melahirkan bibit-bibit petinju yang berpotensi untuk berkembang ke tingkat yang lebih tinggi.
Panitia menetapkan biaya pendaftaran sebesar Rp200 ribu untuk kategori atlet dan Rp300 ribu bagi peserta non-atlet.
Setiap peserta akan mendapatkan perlengkapan tanding berupa baju dan celana pertandingan, sertifikat keikutsertaan, serta kesempatan meraih medali dan uang pelatihan untuk para juara.
Pertandingan akan menggunakan sistem gugur mulai dari babak persiapan hingga final. Kategori peserta dibagi berdasarkan usia dan kelas berat, meliputi School Boy usia 13–14 tahun, Junior 15–16 tahun, Youth 17–18 tahun, hingga Elite usia 19–40 tahun.
Kejuaraan ini terbuka bagi atlet berlisensi Pertina maupun peserta non-atlet, baik putra maupun putri.
Pembagian kelas akan disesuaikan dengan kategori usia dan berat badan sesuai ketentuan panitia.
Prana mengimbau calon peserta untuk melakukan pendaftaran lebih awal guna memudahkan proses penyusunan kelas pertandingan, administrasi, dan kesiapan teknis pelaksanaan kejuaraan.
“Kami mengajak para atlet, pelatih, sasana, komunitas tinju, dan masyarakat yang berminat untuk segera mendaftar. Semakin cepat peserta terdata, semakin baik persiapan teknis yang bisa kami lakukan,” katanya.
Selain memperebutkan Piala Wali Kota Bandung, ajang ini juga diharapkan menjadi sarana mempererat silaturahmi antarkomunitas tinju dan insan olahraga dari berbagai daerah.
Panitia menyediakan akses pendaftaran melalui QR Code yang tertera pada poster resmi kegiatan. Untuk informasi lebih lanjut, calon peserta dapat menghubungi Reni di nomor 0831-9556-9030.
(Merah)