KUNINGAN,eljabar.com – Program Kurban Berkah yang dijalankan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI kembali membuktikan bahwa ibadah kurban tidak hanya memberikan manfaat sosial, tetapi juga mampu menggerakkan perekonomian masyarakat. Melalui penyaluran hewan kurban dari peternak binaan, BAZNAS memperkuat pemberdayaan ekonomi desa sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional.
Kegiatan yang berlangsung di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, ini menjadi wujud nyata pemanfaatan dana zakat yang tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga mendorong terciptanya kemandirian ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan.
Ketua BAZNAS RI, Dr.Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan bahwa program kurban memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian umat. Menurutnya, BAZNAS terus mendorong agar kurban hewan yang disalurkan berasal dari peternak binaan sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh masyarakat.
“Kurban harus memberikan dampak yang lebih luas. Selain menjadi sarana ibadah dan berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan, kurban juga harus mampu menggerakkan perekonomian rakyat, memperkuat peternak lokal, dan meningkatkan kesejahteraan mustahik yang telah bertransformasi menjadi pelaku usaha produktif,” ujarnya.
Program Kurban Berkah merupakan bagian dari ekosistem ekosistem BAZNAS yang menghubungkan para pekurban dengan peternak binaan di berbagai daerah. Melalui pelatihan, pendampingan usaha, serta dukungan permodalan berbasis zakat, para peternak mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus kualitas ternak yang dihasilkan.
Skema tersebut menjadikan dana zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif karena mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan pendapatan masyarakat secara berkelanjutan.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS Jawa Barat Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Zaki Hilmi, MH, menjelaskan bahwa Program Kurban Berkah menjadi bukti nyata bagaimana zakat dapat menghadirkan rantai manfaat yang luas dan berkelanjutan.
“Melalui Program Kurban Berkah, BAZNAS tidak hanya memastikan pendistribusian hewan kurban kepada para penerima manfaat, tetapi juga menghadirkan dampak ekonomi sejak proses hulu melalui pemberdayaan peternak binaan. Dengan demikian, manfaat kurban dapat dirasakan oleh lebih banyak pihak, mulai dari peternak, pekurban, hingga masyarakat penerima manfaat,” jelasnya.
BAZNAS berharap Program Kurban Berkah dapat menjadi model pengelolaan kurban yang tidak hanya fokus pada penyaluran hewan kurban, tetapi juga mendorong penguatan ekonomi desa, peningkatan kesejahteraan peternak, serta pembangunan ekosistem pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
Melalui sinergi zakat, infak, sedekah, dan kurban, BAZNAS terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan manfaat luas bagi umat sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih sejahtera, mandiri, dan berdaya.