SUKABUMI, eljabar.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi memanfaatkan momentum Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XVIII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026 sebagai ajang memperkuat jejaring kerja sama antardaerah sekaligus menyerap berbagai inovasi dan praktik terbaik dalam tata kelola pemerintahan guna meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, SE, MM, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Sukabumi, Ranty Rachmatilah, menghadiri rangkaian kegiatan Rakernas XVIII APEKSI yang berlangsung di Kota Medan, Sumatera Utara, pada 28 Juni hingga 4 Juli 2026. Kehadiran keduanya menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Sukabumi dalam memperkuat sinergi antarpemerintah daerah untuk memerangi tantangan pembangunan perkotaan yang semakin dinamis.
Salah satu agenda yang diikuti adalah Gala Dinner dan Closing Gelar Melayu Serumpun (GEMES) di Lapangan Merdeka, Selasa, 30 Juni 2026, yang menjadi ajang mempererat hubungan antarkepala daerah. Selanjutnya, Ayep Zaki mengikuti pembukaan resmi Rakernas XVIII APEKSI pada Rabu (01/07/2026).
Mengusung tema “Kota Tangguh, Bangsa Berdaulat”, Rakernas XVIII APEKSI menjadi forum strategi yang mempertemukan para wali kota dari 96 pemerintah kota di seluruh Indonesia. Berbagai isu strategis yang dibahas dalam forum tersebut, mulai dari peningkatan kualitas pelayanan publik, transformasi pemerintahan digital, penguatan ekonomi daerah, ketahanan pangan, hingga pembangunan kota yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan.
Wali Kota Sukabumi Ayep Zaki mengatakan, keikutsertaan Pemkot Sukabumi dalam Rakernas APEKSI bukan sekedar memenuhi agenda organisasi pemerintah daerah, namun juga menjadi peluang penting untuk memperluas jaringan kerja sama sekaligus mempelajari berbagai inovasi yang telah berhasil diterapkan di daerah lain.
“Rakernas APEKSI menjadi ruang yang sangat strategis untuk menyebarkan gagasan, pengalaman, dan praktik terbaik antarpemerintah kota. Berbagai inovasi yang kami pelajari diharapkan dapat diadaptasi menjadi kebijakan yang efektif sehingga pelayanan kepada masyarakat Kota Sukabumi semakin berkualitas, cepat, dan responsif,” ujar Ayep Zaki, dikutip dari situs resmi Pemerintah Kota Sukabumi.
Menurutnya, tantangan pembangunan perkotaan saat ini semakin kompleks sehingga membutuhkan kolaborasi lintas daerah, inovasi yang berkelanjutan, serta kemampuan pemerintah daerah dalam beradaptasi terhadap perubahan.
“Setiap daerah memiliki pengalaman dan keunggulan yang berbeda-beda. Melalui forum ini kami dapat belajar sekaligus membangun sinergi untuk menghadirkan solusi yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata,” ujarnya.
Pembukaan Rakernas XVIII APEKSI turut melibatkan jajaran pemerintah pusat, termasuk Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq. Dalam berbagai hal, ia menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam mendukung ketahanan pangan nasional, mempercepat pembangunan, serta mewujudkan kota-kota yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing.
Selama pelaksanaan Rakernas, para peserta mengikuti berbagai agenda strategis, seperti forum diskusi, Dialog Kota Tangguh, City Expo, Ladies Program, City Tour, senam bersama, penanaman pohon, penandatanganan prasasti, hingga forum-forum tematik yang membahas berbagai isu aktual pembangunan perkotaan.
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah City Expo, yang menampilkan beragam inovasi pelayanan publik, produk unggulan daerah, serta peluang investasi dari masing-masing pemerintah kota. Pameran tersebut menjadi wadah promosi potensi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama ekonomi dan investasi antarkota.
Selain mengikuti seluruh agenda resmi, Pemerintah Kota Sukabumi juga memanfaatkan Rakernas XVIII APEKSI untuk menjajaki peluang kolaborasi dengan sejumlah pemerintah kota di Indonesia di berbagai sektor, mulai dari pengembangan ekonomi, digitalisasi pelayanan publik, hingga penguatan kapasitas sumber daya manusia.
Rakernas XVIII APEKSI 2026 diselenggarakan ditutup melalui Sidang Pleno dan Karnaval Nusantara sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia sekaligus penegasan komitmen seluruh pemerintah kota dalam memperkuat sinergi pembangunan nasional.
Melalui partisipasi aktif dalam Rakernas XVIII APEKSI 2026, Pemerintah Kota Sukabumi berharap berbagai inovasi, pengalaman, dan praktik terbaik yang diperoleh selama forum dapat diimplementasikan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Langkah tersebut diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif, meningkatkan daya saing daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas, modern, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Kota Sukabumi. (Anne)